Posts Tagged ‘CentOS’

Kambing Menerima Public Upload

Sunday, May 23rd, 2010

Wah barusan ada email di milis id-slackware@googlegroups.com bahwa sekarang kambing menerima upload dari luar (publik), wah mantep juga nih sepertinya dan ini adalah pengumuman yang saya baca di email tersebut :

DH All,

berhubung banyak sekali permintaan menghosting konten-konten Open Source di Indonesia, akhirnya KambiNG membuka layanan upload bebas. Segala konten yang diupload dapat dilihat di http://kambing.ui.ac.id/UPLOAD/

Kode etik & ketentuan upload adalah sebagai berikut:

  1. Tidak meng-upload barang2 bajakan
  2. Tidak menggunakan layanan ini sebagai transit file
  3. Tidak diperbolehkan membuat direktori
  4. Tidak diperbolehkan menghapus file yang sudah diupload
  5. Memberitahu kontak@kambing.ui.ac.id apabila konten yang sudah diupload tersebut untuk dirapihkan pada direktori-direktori tertentu di Kambing
  6. Disarankan untuk menyebarluaskan konten yang sudah diupload ke mirror-mirror lain agar konten Anda dapat disebarkan secara masal
  7. KambiNG tidak menjamin keberadaan konten tersebut selama tidak di-mirror oleh server mirror lain (kalau crash, KambiNG tidak ada kewajiban untuk
    menyediakan kembali)
  8. Apabila ada yang mengupload konten-konten yang menyalahi aturan diatas, maka KambiNG akan menutup permanen IP uploader baik untuk upload & download
    dari KambiNG

(more…)

Konfigurasi Modem di Linux

Monday, May 3rd, 2010

Buat teman-teman yang mungkin sedang kesulitan mencari bagaimana konfigurasi modem di linux menggunakan wvdial mungkin bisa melihat konfigurasi yang saya gunakan, kemarin sempat bermain-main dengan modem Wavecom SuperTrac menggunakan konektor serial to usb dan Huawei Vodafone USB Modem E220 di Slackware 13.0. Percobaan menggunakan modem Wavecom SuperTrac menggunakan konektor serial to usb tidak berjalan dengan sukses :( dan dari hasil beberapa sumber yang saya baca sangat-sangat tidak direkomendasikan menggunakan modem Wavecom SuperTrac menggunakan konektor serial to usb :( (Maaf lupa artikel aslinya dimana), sedangkan yang berhasil berjalan dengan sukses adalah untuk modem Huawei Vodafone USB Modem E220. Sedangkan untuk teman-teman yang belum tahu bentuk dan wujud dari kedua modem diatas, mungkin bisa melihat gambar dibawah ini agar lebih jelas :

huawei-vodafone-usb-modem-e220
Modem Huawei Vodafone USB Modem
modem-wavecom
Modem WaveCom SuperTrac 10

Karena kemarin saya menggunakan aplikasi wvdial, maka pastikan teman-teman sudah menginstall wvdial pada sistem teman-teman. Untuk pengguna Slackware sebelum menginstall packages wvdial, pastikan dahulu packages wvstream sudah terinstall terlebih dahulu (untuk packages wvdial dan wvstream bisa teman-teman dapatkan pada http://slackbuild.org) Setelah packages wvdial terinstall, sekarang editlah file /etc/wvdial.conf menjadi seperti dibawah ini (tentukan dengan operator yang teman-teman gunakan) :
(more…)

VMWare Technology Day 2010

Wednesday, April 21st, 2010

Hii all sudah tahu tentang VMWare kan ? :) Tahun ini ada Seminar loh tentang VMWare yaitu VMWare Technology Day 2010. Hm… tidak percaya ? Sama, saya barusan di invite oleh se-seorang bernama Digit Oktavianto (hii friends ;) ) dan ternyata Waw … it’s true man :D Mantap-mantap euy, nah kalau ingin lihat detail-nya silahkan cek dibawah ini :

VMWare Technology Day 2010

Indonesia – 18 May 2010

Your Invitation to Attend VMware Technology Day – 2010

Join us at VMware’s Technology Day to find out how VMware and our Partners are enabling organizations to dramatically reduce the complexity of their infrastructure with flexible, agile and reliable virtualization solutions – from the Desktop to the Datacentre and to the Cloud.

Technology Day is a complimentary one day technical deep-dive designed for individuals and organizations looking to maximize technology infrastructure efficiency and optimization. In 2010, Technology Day will focus on Desktop Virtualization, Infrastructure Management & Automation and Cloud Computing.

Technology Day – Deep Dive

Technology Day will provide you with a deep dive into the following:

  1. Transforming Infrastructure to Deliver IT as a Service
  2. Simplifying & Controlling Your Desktop Infrastructure with View
  3. Application Migration & Virtualization with ThinApp
  4. Building and Managing Security With vShield Zones and VMsafe
  5. Guaranteeing SLA Performance Delivery vCentre AppSpeed
  6. Automating Capacity Management with CapacityIQ
  7. Integrating Services For Seamless Virtualization Project Plan, Design and Implementation

Who Should Attend

Technology Day 2010 has been designed for end-users, implementers, influencers and decision makers of Desktop, Datacentre and Application infrastructure within their organization.

Register now to reserve you seat!

Event Venue:

Hotel Mulia
Jl. Asia Afrika
Senayan-Jakarta 10270
Indonesia

Date :

Tuesday, 18 May 2010

Time :

8:00 am to 4:00 pm

Nah bagaimana teman-teman ? Tertarik ikutan ?? Kalau iya, cepetan registrasi disini biar ga kehabisan kursi :) Btw ada hadiah-nya juga loh :)

Installasi File tar.gz dan tar.bz2

Saturday, March 27th, 2010

Bingung bagaimana caranya menginstall file yang mempunya ekstensi tar.gz atau tar.bz2 ? Apasih sebenarnya file tar.gz atau tar.bz2 ini ? Buat teman-teman yang belum tahu, file dengan ekstensi tar.gz atau tar.bz2 ini biasanya adalah sebuah source code dari sebuah aplikasi. Masih bingung juga dengan penjelasan barusan ? Kalau iya, sebenarnya distribusi GNU/Linux itu terdapat 2 macam model distribusi packages ? 2 macam model distribusi ? Yups.. 2 macam model distribusi tersebut yaitu :

  1. Binary Packages, ini dibuat untuk tujuan penggunaan secara umum, maksudnya penggunaan secara umum disini adalah agar dapat dijalankan di semua tipe dan arsitektur komputer. Dan biasanya distribusi ini juga tidak menggunakan opsi-opsi khusus yang terdapat di salah satu tipe atau arsitektur komputer tertentu. Sedangkan yang bisa dikategorikan dengan Binary Packages ini adalah semua packages yang ber-ekstensi *.deb, *.rpm, *.tgz dan *.txz, jadi jika menginstall sebuah aplikasi menggunakan repository maka itu berarti kita menginstall dari Binary Packages yang memang sudah disediakan untuk kebutuhan komputer kita. :)
  2. Source Packages, seperti pada namanya :D distribusi ini menyertakan file source code asli dari aplikasi-nya. Biasanya pihak pengembang pasti menyertakan atau menyediakan distribusi model ini untuk di download. Sedangkan untuk end-user, bisa menggunakan source code ini jika para pengembang tidak menyertakan Binary Packages untuk distribusi GNU/Linux yang digunakan :) Coba bayangkan jika teman-teman membuat sebuah aplikasi yang targetnya adalah Sistem Operasi GNU/Linux, installer model gimana yang akan teman-teman pilih dengan banyak-nya distribusi GNU/Linux ? Mau buat satu-persatu untuk tiap distribusi ? Ya pasti capek kan :D Cara paling gampang yaitu, sediakan-lah source code dari aplikasi teman-teman dan kemudian biarkan komunitas GNU/Linux sendiri yang membuatkan binary packages untuk aplikasi kita :D Lebih gampang kan ? :D

(more…)

Monitoring MySQL DataBase Server with MySQL Monitor

Wednesday, February 24th, 2010

Beberapa minggu terakhir ini, saya kebagian tugas melakukan installasi MySQL Enterprise Server beserta peralatan pendukung untuk melakukan monitoring-nya sekalian :) Secara kebetulan juga di minggu yang sama, di milis netbeans-indonesia@yahoogroups.com ada pertanyaan yang ditanyakan oleh Pak Budi tentang Table Index Pada Hibernate. Diskusi berjalan sangat hangat dan akhir-nya pembahasan secara perlahan namun pasti mengarah ke topik bagaimana melakukan tunning pada database server yang kebetulan juga pakai MySQL Community Server yang notabene bisa kita download secara gratis :)

Nah pada tulisan kali ini, saya cuma ingin berbagi pengalaman bagaimana cara meng-install dan menggunakan MySQL Monitor untuk keperluan monitoring terhadap MySQL Server kita (Maklum meskipun sudah jelas dibahas pada halaman manual-nya, saya masih sering salah langkah juga :( ). Saya juga tahu bahwa MySQL Monitor ini tidak gratis melainkan sebuah aplikasi yang berbayar. Tapi jangan kuatir, MySQL Monitor ini tersedia secara gratis selama 30 hari dan semua fitur tidak ada yang dipangkas :) Ok kita sudahi dulu basa-basi-nya, sekarang mari kita masuk ke inti masalah-nya yaitu bagaimana meng-install dan menggunakan MySQL Monitor. Sebelum membaca lebih lanjut, yang perlu kita lakukan pertama kali yaitu melakukan registrasi pada situs MySQL Enterprise Server dahulu untuk mendapatkan link download-nya baru kemudian mari kita download file-file yang kita perlukan :D :) (Note: Proses registrasi pada situs MySQL Enterprise Server ini hanya bisa digunakan untuk 1 account email saja)

Sudah siap untuk melakukan proses download ? Jika sudah, silahkan download file-file dibawah ini :

  1. mysql_monitoring_service.key
    File ini digunakan untuk aktivasi ketika akan menggunakan MySQL Monitor
  2. AdvisorScript-Trial-2.1.0.1093.jar
    File ini digunakan untuk aktivasi ketika akan menggunakan MySQL Monitor
  3. mysql-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.tar
    File ini adalah versi Enterprise dari MySQL Community Server, kalau ingin coba-coba download saja. Tapi kalau menurut saya, koq seperti-nya tidak ada beda-nya ya antara versi Community sama yang Enterprise (Ini murni berdasarkan pengalaman ngoprek selama beberapa minggu terakhir ini, jadi belum sempat explore lebih dalam lagi :D )
  4. mysqlmonitor-2.1.1.1141-linux-x86-installer.bin
    File ini merupakan server untuk melakukan proses monitoring, nanti-nya yang akan kita akses adalah hasil proses installasi dari file ini. Didalam file ini juga sudah terdapat Apache Tomcat dan MySQL Server untuk menjalankan Dashboard dan menyimpan data hasil monitoring yang kita lakukan.
    Note: Download-lah dengan file yang sesuai dengan spesifikasi server yang teman-teman gunakan
  5. mysqlmonitoragent-2.1.1.1144-linux-glibc2.3-x86-32bit-installer.bin
    File ini fungsi-nya adalah sebagai reporter ke MySQL Monitor Server, agar Dashboard dapat berfungsi dengan baik maka semua proses koneksi ke MySQL Server harus melalui MySQL Monitor Agent ini dahulu baru kemudian diteruskan ke MySQL Server sebenar-nya :)
    Note: Download-lah dengan file yang sesuai dengan spesifikasi server yang teman-teman gunakan
  6. mysql-monitor-html.tar.gz
    Dan yang terakhir adalah jangan lupa untuk sekalian mendownload halaman manual-nya juga, karena didalam file ini banyak sekali konfigurasi yang diterangkan secara jelas, padat dan terpercaya :D :) Untuk teman-teman yang ingin bermain-main dengan MySQL Monitor, file ini WAJIB hukum-nya untuk didownload.

Nah setelah semua selesai di download, sekarang tiba saat-nya untuk proses installasi. Karena ini pengalaman pertama saya, maka pilihan Sistem Operasi yang saya pilih yaitu CentOS. Pilihan ini dikarenakan agar kita tidak perlu melakukan perubahan pada init script yang dibawa oleh MySQL Monitor :) Jadi untuk teman-teman, silahkan siapkan dahulu environment yang akan digunakan yah :) (Untuk Sistem Operasi yang lain, jika saya ada waktu akan saya tulis bagaimana integrasi pada masing-masing karakteristik init script-nya dan yang pasti bukan pada Sistem Operasi Microsoft Windows :) )

Sekarang pastikan dahulu bahwa teman-teman sudah meng-install MySQL pada server yang ingin kita monitor, sedangkan pada tulisan ini MySQL yang digunakan adalah MySQL Community Server bawaan dari distro CentOS yang cara installasi dan konfigurasi-nya bisa teman-teman lihat pada tutorial kemarin :)
(more…)