Emas Sebagai Penangkal Inflasi



Oleh: Safir Senduk
Dikutip dari detik.com

Banyak orang percaya emas adalah produk investasi yang bisa menangkal inflasi. Dan memang, sejarah membuktikan emas akan diborong orang apabila terjadi kepanikan yang bisa membahayakan ekonomi negara, seperti inflasi tinggi, krisis keuangan, atau perang.

Inflasi merupakan kenaikan harga barang dan jasa secara umum. Inflasi bisa menggerogoti uang Anda. Kalau asumsi inflasi 15 persen/tahun, maka harga barang & jasa yang sekarang bernilai Rp 5 juta, akan menjadi Rp 10,06 juta atau dua kali lipat pada tahun ke-6, dan Rp 15,3 juta atau tiga kali lipat pada tahun ke-9, dan seterusnya.

Menurut keparahannya, ada tiga tipe inflasi:

  1. Inflasi Moderat, yaitu apabila laju inflasi hanya berada di bawah dua digit per tahun (di bawah 10 persen)
  2. Inflasi Ganas, yaitu apabila laju inflasi berada pada dua digit per tahun (10 persen – 99 persen)
  3. Inflasi Hiper, yaitu apabila laju inflasi berada pada tiga digit per tahun (100 persen atau lebih)

Tulisan ini akan membahas tentang apa yang bisa Anda lakukan agar bisa menghadapi inflasi. Bila Anda bukan termasuk pengambil keputusan di pemerintahan, Anda mungkin tidak bisa ikut menurunkan tingkat inflasi. Yang bisa Anda lakukan sebagai individu, hanyalah bagaimana agar Anda bisa mengambil ‘keuntungan’ dari terjadinya inflasi tersebut. Bagaimana caranya? Saya menyarankan agar Anda melakukan investasi pada instrumen yang akan naik pesat apabila terjadi inflasi tinggi. Apa itu? Emas.
Read More ..

Tags: ,

3 Resiko Investasi Yang Paling Ditakuti



Dikutip dari Tabloid NOVA No. 746/XIV
Oleh : Safir Senduk

“Beranikah saya mengambil risiko dalam berinvestasi?” Pertanyaan ini mungkin sering terlontar bila Anda sedang menimbang-nimbang untuk melakukan investasi. Katakan Anda punya uang Rp 10 juta, dan Anda bingung apakah akan menaruhnya di bank atau di tempat lain. Kalau ditaruh di bank, Anda mungkin merasa aman. Tetapi kadang-kadang, tawaran investasi di tempat lain seringkali cukup besar dan sangat menggoda, sehingga ini kadang-kadang menakutkan Anda.

Yang namanya investasi pasti ada risikonya. Nah, dari pengalaman saya selama ini, biasanya hanya ada tiga (3) risiko yang paling ditakutkan orang ketika mereka berinvestasi:

  1. Turunnya Nilai Investasi
    Risiko yang paling ditakuti orang ketika berinvestasi umumnya adalah “Apakah uang saya akan hilang?” Kebanyakan orang mungkin menjawab “tidak” kalau ditanya seperti itu. Iyalah, mana ada, sih orang yang mau kehilangan uangnya? Akan tetapi, masalahnya, yang namanya risiko pasti ada dalam setiap investasi. Hanya bedanya adalah di ukurannya. Ada produk investasi yang risikonya cukup besar, ada yang sedang, ada yang kecil. Itu mungkin butuh pembahasan yang khusus di NOVA nomor-nomor mendatang. Yang jelas, satu hal yang paling ditakuti orang, sekali lagi adalah: “Apakah uang saya akan hilang?”
    Read More ..
Tags: ,

Pahami Siklus Hidup Finansial Anda



Artikel oleh : Mike Rini
Dikutip Dari : Danareksa.com

Sejalan dengan berjalannya siklus kehidupan manusia mulai dari bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, orang tua sampai tua renta, maka berbagai pandangan dan kebutuhan finansial kita juga selalu berubah-rubah sesuai kondisinya. Contohnya, saat seseorang berada di usia 30-an, kemungkinan sedang sangat menikmati masa mudanya, bekerja dengan giat dan agresif namun berkejaran dengan gaya hidup konsumtif yang bergulat dengan tagihan kartu kredit Menjelang pensiun di usia sekitar 50-an, seseorang biasanya sedang berusaha keras memastikan sudah punya cukup uang untuk bisa melanjutkan hidupnya setelah tidak bekerja, cari aman deh !

Dalam kesempatan kali ini, marilah kita pelajari beberapa kunci-kunci keputusan finansial dalam tiap tahapan kehidupan manusia – yang saya kira perlu kita pahami dengan seksama. Mempelajari hal ini bertujuan untuk memudahkan pengambilan keputusan finansial, apa yang perlu kita lakukan dan apa yang sebaiknya tidak kita lakukan berkaitan dengan uang dari tiap tahapan kehidupan kita. Lebih dari, manfaatnya bukan sekedar hanya untuk menambah pengetahuan kita sendiri, namun juga membantu memahami kebutuhan dan pandangan orang lain secara finansial, sesuai dengan usianya juga.

Karena penting sekali bagi kita untuk bisa sesekali menempatkan diri pada posisi orang lain secara finansial. Sebab suatu keputusan keuangan jarang sekali yang bisa berdiri sendiri, baik Anda yang masih lajang maupun sudah menikah, atau Anda punya tanggungan atau justru Anda yang ditanggung. Selalu saja ada pengaruh serta kepentingan orang lain didalamnya.

Usia Sekolah Dasar sampai dengan dengan lulus Perguruan Tinggi S1 di usia 20-an

  1. Pada usia 0 sampai 18 tahun, umumnya orang masih berada di bangku sekolah pendidikan dasar dan seluruh biaya hidup ditanggung oleh orang tua. “Life is beautiful, with no responsibilities what so ever.. “ kira-kira begitulah gambaran hidup seseorang pada masa kanak-kanak dan remajanya. Hanya saja memang tidak seindah kenyataannya jika berkaitan dengan uang. Anda tahu kan bagaimana pada jaman sekolah dulu, sulitnya meminta uang pada orang tua. Tidak.
  2. Saat di Perguruan Tinggi, kebanyakan dari Anda mungkin masih di biayai orang tua, tapi pengaruh teman-teman, mengikuti trend atau mungkian memang terpaksa banyak juga dari Anda bahkan harus bekerja paruh waktu mencari penghasilan tambahan untuk tambahan ongkos kuliah. Dengan naiknya ongkos kuliah, transport dan buku-buku, memang agak sulit jika harus mengandalkan orang tua.

Lagipula mempunyai uang sendiri, kedengaran lebih cool & gaul. Lebih bebas menntukan pilihan dalam membelanjakan uang, juga sesekali mentraktir orang tua dan teman bisa jadi kebanggaan tersendiri. Asalkan bisa membagi waktu dengan jadwal kuliah yang harus segera diselesaikan, maka bekerja paruh waktu atau berusaha mendapatkan uang sendiri sambil kuliah tentunya bisa dilakukan. Bekerja sambil kuliah memang memanfaatkan waktu luang dengan positif, tentunya kita sedikit banyak bisa mempraktekkan apa yang dipelajari selama ini di sekolah.
Read More ..

Tags: ,

Slackware 13.37 is released!



Slackware Logo It’s true! Slackware 13.37 has been released. Nearly a year in the making, you will appreciate the performance and stability that can only come with careful and rigorous testing. Slackware 13.37 uses the 2.6.37.6 Linux kernel (hence our new $SLACKWARE_VERSION.$KERNEL_VERSION naming system used for this release ;-) , and also ships with 2.6.38.4 kernels for those who want to run the latest (and also includes configuration files for 2.6.35.12 and 2.6.39-rc4). The long-awaited Firefox 4.0 web browser is included, the X Window System has been upgraded (and includes the open source nouveau driver for nVidia cards). The venerable Slackware installer has been improved as well, with support for installing to btrfs (for those who would like to try a new copy on write filesystem), a one-package-per-line display mode option, and alienBOB’s big surprise: an easy to set up PXE install server that runs right off the DVD!

More details may by found in the official announcement and in the release notes. For a complete list of included packages, see the package list.

Please consider supporting the Slackware project by picking up a copy of the Slackware 13.37 release from the Slackware Store. The discs are off to replication, but we’re accepting pre-orders for the official 6 CD set and the DVD. The CD set is the 32-bit x86 release, while the DVD is a dual-sided disc with the 32-bit x86 release on one side and the 64-bit x86_64 release on the other. And, we still have T-shirts (coming soon, a limited edition 13.37 release commemorative black T-shirt with the classic Slackware logo on the front, and a “leet” LILO bootscreen on the back) and other Slackware stuff there, so have a look around. Thanks to our subscribers and supporters for keeping Slackware going all these years.

Thanks are again due to the Slackware crew, the developers of slackbuilds.org, the community on linuxquestions.org, Slackware IRC channels, and everyone else who helped out with this release.

Have fun, and enjoy the new stable release!

Pat and the Slackware crew

Oh, in case our web server that’s rather short of RAM goes down, try this link: http://connie.slackware.com

+————————–+

This space intentionally left blank.

Hyip…hyip… huray….. gembira gembira gembira akhirnya Slackware 13.37 release juga silau, nah diatas itu adalah cuplikan dari situs Slackware yang memberitahukan bahwa pagi ini Slackware versi 13.37 sudah di release ke publik dan siap untuk di download silau

Sedangkan untuk ISO-nya bisa didownload pada alamat dibawah ini :

  1. ftp://slackware.osuosl.org/pub/slackware/slackware-13.37/
  2. ftp://ftp.slackware.com/pub/slackware/slackware-13.37/
  3. http://slackware.com/getslack/

Dan untuk mirror lokal bisa didownload disini :

  1. http://ftp.paudni.kemdiknas.go.id/slackware/slackware-13.37-iso/
  2. http://repo.ukdw.ac.id/slackware/slackware-13.37/
  3. http://kambing.ui.ac.id/slackware/slackware64-13.37/
  4. http://kambing.ui.ac.id/slackware/slackware-13.37/
  5. http://kambing.ui.ac.id/iso/slackware/slackware64-13.37-iso/
  6. http://kambing.ui.ac.id/iso/slackware/slackware-13.37-iso/
Tags: ,

Android Logo Font Download



Ingin membuat sebuah tulisan seperti gambar dibawah ini ?
Android Logo

Bingung cari font seperti gambar diatas ? Jika iya, untungnya ei8htohms seorang member dari forum xda-developers berbaik hati membuatkan untuk kita-kita :) Nama font buatan ei8htohms ini adalah Droid Logo yang tampilan demo-nya kurang lebih seperti tampilan dibawah ini :

DroidLogo-sample

Jika tertarik untuk men-download dan belum sempat untuk registrasi ke forum xda-developers, saya sudah me-mirrorkan-nya dari forum xda dan hasilnya bisa di download pada alamat dibawah ini :

  1. Droid_Logo_Font_6-13-09.zip.html
  2. DroidLogo_fonts_6-13-09_update.zip
  3. DroidLogo_Font_031211.zip

Referensi :

  1. Android Logo (inspired) font (updated 6-13-09)
  2. Forum xda-developers
Tags: , , ,