OpenIndiana Announcement



Untuk teman-teman pecinta OpenSolaris yang mungkin kemarin sempat kecewa, sekarang mungkin sudah bisa mulai tersenyum kembali :) Yaps karena ada sebuah project yang “benar-benar OpenSource” yaitu http://openindiana.org/ yang akan meneruskan pengembangan http://opensolaris.org dengan metode yang lebih terbuka pada komunitas :) Buat teman-teman yang belum tahu apa itu OpenIndiana, ini adalah cuplikan dari situs resmi Project OpenIndiana

OpenIndiana is a continuation of the OpenSolaris operating system. It was conceived during the period of uncertainty following the Oracle takeover of Sun Microsystems, after several months passed with no binary updates made available to the public. The formation proved timely, as Oracle discontinued OpenSolaris soon after in favour of Solaris 11 Express, a binary distribution with a more closed development model to debut later this year.

OpenIndiana is part of the Illumos Foundation, and provides a true open source community alternative to Solaris 11 and Solaris 11 Express, with an open development model and full community participation.

Read More ..

Tags: , , ,

Google DevFest Jakarta 8 Oktober 2010



Untuk Androiders dan teman-teman lain yang tertarik dengan teknologi dari Google, Oktober bulan depan si mbah akan mengadakan acara DevFest yang akan diselengarakan tepatnya di Binus Beberapa topik yang akan diangkat antara lain yaitu tentang Android, Chrome/HTML2, Social API dan MAP API WOW… menarik bukan ??? Hm… penasaran ?? Jika iya, inilah detail informasi dari si mbah :)

JAKARTA – FRIDAY, OCTOBER 8, 2010

Join us for Google’s first developer event in Indonesia! Hosted by BINUS University, it will be a day focused on product talks, coding, demos and fun, where we’ll be covering topics such as Android, Chrome/HTML5, Social APIs and Maps API. Developer advocates and engineers will be there to show you the latest and greatest, as well as answer your questions and hear about what you’ve been working on.
Read More ..

Tags: , ,

Selamat Idul Fitri 1431 H



Buat teman-teman baik yang saya kenal secara langsung maupun tidak langsung, saya secara pribadi mengucapkan selamat “Selamat Idul Fitri 1431″ yach dan saya juga “minta maaf baik secara lahir dan batin” salaman jika selama ini ada kata-kata saya ada yang tidak berkenan di hati teman-teman supaya mohon dimaafkan malu

kart-ucapan-lebaran1

Tags: ,

Installasi Android SDK Untuk Pengembangan Aplikasi Android



Ingin membuat sebuah aplikasi untuk Android ? Jika iya, maka langkah pertama yang harus kita lakukan yaitu mempersiapkan lingkungan pengembangan pada komputer kita. Sebelum mulai menginstall Android SDK dan teman-teman-nya, pastikan dahulu bahwa SUN JDK 1.6 sudah terinstall pada komputer kita dan pastikan juga variabel $JAVA_HOME mengarah pada direktori SUN JDK yang sebenarnya. Jika sudah, sekarang mari kita bahas satu persatu mempersiapkan lingkungan pengembangan Android yang kurang lebih seperti dibawah ini :

  1. Installasi Android SDK
  2. Installasi Plugin Android Development Tools (ADT) Pada Eclipse 3.5.2 (Galileo) Classic
  3. Konfigurasi Plugin ADT Pada Eclipse 3.5.2 (Galileo)

Masih tertarik ingin membuat sebuah aplikasi untuk Android ? Jika iya, mari kita lanjutkan pembahasan-nya lebih detail lagi seperti dibawah ini :
Read More ..

Tags: , , , ,

Simulasi Slow Network Dengan LagFactory



Pernah ingin mencoba melakukan simulasi “jaringan lambat” ?? Jika iya, maka teman-teman dapat mencoba menggunakan sebuah shell script dengan nama LagFactory yang bisa di unduh pada http://software.inl.fr/trac/wiki/LagFactory :) Agar dapat menggunakan script LagFactory ini, editlah dahulu variabel IFACE dan TARGET sesuai dengan kebutuhan kita. Nah sebagai contoh, jika kita ingin melakukan simulasi pada komputer kita sendiri gantilah isi variabel IFACE dan TARGET menjadi seperti dibawah ini :

27
28
IFACE="lo lo" # Input and output interface to simulate lag in INPUT and OUTPUT
TARGET="0.0.0.0/0" # Host or network to apply lag on

Setelah selesai, sekarang jalankanlah dengan menggunakan akses root (#) dengan cara seperti dibawah ini :

root@martinusadyh:[/home/martinus/Desktop]# ./lagfactory.sh start 10000 10
DELAY : 10000 ms
LOSS : 10%
RTNETLINK answers: Invalid argument
RTNETLINK answers: File exists
RTNETLINK answers: File exists
RTNETLINK answers: Invalid argument
RTNETLINK answers: File exists
We have an error talking to the kernel
root@martinusadyh:[/home/martinus/Desktop]#

Jika sudah, sekarang coba jalankan perintah ping pada localhost seperti dibawah ini :

martinus@martinusadyh:[/]$ ping localhost
PING martinusadyh (127.0.0.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from martinusadyh (127.0.0.1): icmp_seq=11 ttl=64 time=18625 ms
64 bytes from martinusadyh (127.0.0.1): icmp_seq=13 ttl=64 time=18476 ms
64 bytes from martinusadyh (127.0.0.1): icmp_seq=10 ttl=64 time=21548 ms
64 bytes from martinusadyh (127.0.0.1): icmp_seq=12 ttl=64 time=19786 ms
64 bytes from martinusadyh (127.0.0.1): icmp_seq=14 ttl=64 time=18206 ms
64 bytes from martinusadyh (127.0.0.1): icmp_seq=15 ttl=64 time=19416 ms
martinus@martinusadyh:[/]$

Untuk membandingkan dengan keadan “normal”, sekarang matikan dahulu script LagFactory dengan menggunakan perintah ./lagfactory.sh stop dan cek hasil ping yang seharusnya nilai time yang dihasilkan berkisar dibawah 0.040 ms di seperti dibawah ini :

root@martinusadyh:[/home/martinus/Desktop]# ./lagfactory.sh stop
RTNETLINK answers: No such file or directory
root@martinusadyh:[/home/martinus/Desktop]# ping localhost
PING martinusadyh (127.0.0.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from martinusadyh (127.0.0.1): icmp_seq=1 ttl=64 time=0.035 ms
64 bytes from martinusadyh (127.0.0.1): icmp_seq=2 ttl=64 time=0.040 ms
64 bytes from martinusadyh (127.0.0.1): icmp_seq=3 ttl=64 time=0.038 ms
64 bytes from martinusadyh (127.0.0.1): icmp_seq=4 ttl=64 time=0.037 ms
^C
--- martinusadyh ping statistics ---
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 3001ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.035/0.037/0.040/0.006 ms
root@martinusadyh:[/home/martinus/Desktop]#

Sebenarnya apasih tujuan dari posting ini ?? Tujuan utama-nya yaitu adalah agar kita bisa mengetahui seberapa “cepat”-kah aplikasi yang kita bangun jika dihadapkan pada kondisi jaringan yang “jelek” :) (Bayangkan jika kita mempunyai client yang outletnya ada di pelosok desa, dan koneksi yang tersedia hanyalah GPRS saja :D )

Bagaimana teman-teman, tertarik untuk mencoba ??? :)

Referensi

  1. http://software.inl.fr/trac/wiki/LagFactory
Tags: , , , , ,