Archive for the ‘OpenSolaris’ Category

Building NSIS On Slackware 13.0

Friday, December 25th, 2009

Ingin membuat sebuah installer untuk aplikasi yang jalan di Windows (ber-ekstensi exe) tapi dari GNU/Linux atau *Nix ? Jika jawaban-nya adalah iya, maka aplikasi NSIS ini mungkin cocok untuk teman-teman. Nah apa sih NSIS (Nullsoft Scriptable Install System) ini sebenar-nya ? NSIS (Nullsoft Scriptable Install System) ini adalah sebuah installer creator opensource yang ditujukan untuk aplikasi yang berjalan di Sistem Operasi Microsoft Windows. Karena NSIS (Nullsoft Scriptable Install System) ini dapat di install pada sistem yang mengikuti standart POSIX, maka harusnya NSIS (Nullsoft Scriptable Install System) dapat digunakan secara mulus pada Sistem Operasi GNU/Linux dan *Nix family seperti OpenSolaris dan lain-nya.

Pada tulisan kali ini, kita akan mencoba menginstall NSIS (Nullsoft Scriptable Install System) pada Sistem Operasi GNU/Linux Slackware dan seluruh langkah yang dijelaskan pada tulisan ini mengacu ke struktur direktori standart milik Slackware (Untuk distribusi GNU/Linux yang lain, harusnya bisa menerapkan langkah-langkah pada tulisan ini tanpa ada masalah asalkan kebutuhan paket yang diminta oleh NSIS sudah terinstall sebelumnya). Agar proses kompilasi NSIS (Nullsoft Scriptable Install System) ini berjalan dengan sukses, maka pastikan dahulu kebutuhan dibawah ini terdapat pada sistem anda :
- Python 2.6.2
- Scons 1.2.0
Note: Jika versi di sistem anda lebih tinggi, harus-nya tidak akan ada masalah dan kebutuhan diatas adalah kebutuhan yang diperlukan di GNU/Linux Slackware 13.0 :)

Pada default installasi Slackware 13.0 tidak terdapat packages Scons, jadi sekarang mari kita install dulu packages Scons-nya yang dapat di download dari situs SlackBuild.org. Sekarang bukalah halaman Scons yang terdapat pada situs SlackBuild yang bisa dilihat di sini kemudian download seluruh file SlackBuild yang diperlukan seperti dibawah ini :

martinus@martinusadyh:[~/SLACKBUILDS/scons]$ wget -c http://slackbuilds.org/slackbuilds/13.0/development/scons/scons.SlackBuild && wget -c http://slackbuilds.org/slackbuilds/13.0/development/scons/scons.info && wget -c http://slackbuilds.org/slackbuilds/13.0/development/scons/slack-desc && wget -c http://slackbuilds.org/slackbuilds/13.0/development/scons/README
--2009-12-15 19:07:58--  http://slackbuilds.org/slackbuilds/13.0/development/scons/scons.SlackBuild
Resolving slackbuilds.org... 208.67.159.181
Connecting to slackbuilds.org|208.67.159.181|:80... connected.
HTTP request sent, awaiting response... 200 OK
Length: 1046 (1.0K) [text/plain]
Saving to: `scons.SlackBuild'

100%[==============================================================================================================================>] 1,046       --.-K/s   in 0s

2009-12-15 19:08:00 (46.8 MB/s) - `scons.SlackBuild' saved [1046/1046]

--2009-12-15 19:08:00--  http://slackbuilds.org/slackbuilds/13.0/development/scons/scons.info
Resolving slackbuilds.org... 208.67.159.181
Connecting to slackbuilds.org|208.67.159.181|:80... connected.
HTTP request sent, awaiting response... 200 OK
Length: 279 [text/plain]
Saving to: `scons.info'

100%[==============================================================================================================================>] 279         --.-K/s   in 0s

2009-12-15 19:08:01 (16.8 MB/s) - `scons.info' saved [279/279]

--2009-12-15 19:08:01--  http://slackbuilds.org/slackbuilds/13.0/development/scons/slack-desc
Resolving slackbuilds.org... 208.67.159.181
Connecting to slackbuilds.org|208.67.159.181|:80... connected.
HTTP request sent, awaiting response... 200 OK
Length: 932 [text/plain]
Saving to: `slack-desc'

100%[==============================================================================================================================>] 932         --.-K/s   in 0s

2009-12-15 19:08:03 (46.3 MB/s) - `slack-desc' saved [932/932]

--2009-12-15 19:08:03--  http://slackbuilds.org/slackbuilds/13.0/development/scons/README
Resolving slackbuilds.org... 208.67.159.181
Connecting to slackbuilds.org|208.67.159.181|:80... connected.
HTTP request sent, awaiting response... 200 OK
Length: 458 [text/plain]
Saving to: `README'

100%[==============================================================================================================================>] 458         --.-K/s   in 0s

2009-12-15 19:08:04 (25.8 MB/s) - `README' saved [458/458]

martinus@martinusadyh:[~/SLACKBUILDS/scons]$

(more…)

Mengenal Situs PasteBin

Wednesday, December 9th, 2009

Buat teman-teman yang sering chatting di IRC (Internet Relay Chat) pasti-nya sudah tidak asing lagi dong dengan situs pastebin ini, nah sedangkan untuk teman-teman yang belum tahu apa sih situs pastebin ini ? Situs pastebin ini merupakan jasa layanann untuk keperluan paste-memaste file source code atau file konfigurasi yang bersifat gratis, nah selain itu yang lebih keren dari situs ini yaitu adalah dukungan terhadap perwarnaan source code yang kita paste di pastebin ini.

Nah sekarang bagaimana sih cara menggunakan situs pastebin ini ? Bayangkan sekarang teman-teman berada dalam posisi sedang mengalami masalah yang sangat pelik (konfigurasi di server GNU/Linux sudah di ganti-ganti tapi service belum jalan juga, atau koding udah seharian tapi aplikasi masih berjalan dengan tidak semestinya), nah kalau kita sedang mengalami masalah diatas ada beberapa alternatif untuk mencari bantuan yaitu:

  • Gunakan Google
  • Tanya ke Milis Komunitas
  • Tanya ke forum

Nah dari beberapa solusi diatas, kita masih belum bisa mem-prediksi kapan kira-kira kita akan mendapatkan balasan dari pertanyaan yang akan kita ajukan kan. Karena kita tidak tahu pasti kapan akan mendapatkan jawaban dari pertanyaan kita, sekarang bagaimana kalau masalah yang kita hadapi ini sangat vital sekali dan harus selesai dalam hari ini juga atau yang lebih extreme lagi harus selesai dalam 1 jam kedepan ? Tinggal 1 solusi terakhir yaitu, gunakan fasilitas chatting. Karena hanya dengan melalui chatting kita bisa mendapatkan jawaban saat ini juga :)

Tapi kalau kita chatting di channel IRC atau via YahooMessenger, kita juga harus tahu beberapa aturan yang tidak tertulis agar kita cepat mendapatkan respon balik dari pertanyaan kita. Salah satu aturan tidak tertulis di beberapa channel IRC yaitu JANGAN MELAKUKAN FLOODING, flooding disini maksudnya yaitu jangan mengirimkan text lebih dari 3 baris dalam 1 waktu jika kita tidak ingin di kick atau banned dari operator channel tersebut :) Nah sekarang bagaimana dong kalau misalkan saya harus mem-paste isi dari file konfigurasi atau source code saya ke channel IRC tersebut ? Nah disinilah guna-nya situs pastebin tersebut, paste-kanlah file konfigurasi atau source code yang ingin ditanyakan ke pastebin kemudian beri alamat hasil paste tersebut ke channel IRC atau teman chatting anda di YahooMessenger. Mudah dan sederhana bukan ? :)
(more…)

Changing Editor Fonts In NetBeans IDE

Tuesday, November 24th, 2009

Kemarin habis baca-baca artikel tentang Top 10 Programming Fonts, akhir-nya jadi iseng-iseng deh cobain ganti font di editor-nya NetBeans IDE supaya lebih betah lama-lama ngetik-nya :D

Nah buat teman-teman yang ingin berburu font, mungkin bisa mengunjungi situs Top 10 Programming Fonts untuk melihat-lihat font mana yang cocok kemudian download dan install deh :) Setelah proses download selesai, untuk menginstall font tersebut di GNU/Linux kita harus memasukkan font tersebut ke dalam direktori /usr/share/fonts/TTF agar font tersebut dikenali oleh user lain yang terdapat di sistem. Tapi kalau kita cuma ingin testing aja, kita bisa memasukkan font tersebut kedalam direktori .fonts yang terdapat di direktori home user kita masing-masing :)

Bagaimana kalau direktori .fonts belum ada ? Ya mari kita buat direktori tersebut dengan perintah seperti dibawah ini :

martinus@martinusadyh:[~]$ mkdir ~/.fonts
martinus@martinusadyh:[~]$

Setelah itu kopikan font yang sudah di download kedalam direktori ~/.fonts tersebut seperti dibawah ini :

martinus@martinusadyh:[~]$ cp Inconsolata.ttf ~/.fonts/
martinus@martinusadyh:[~]$ cd ~/.fonts/
martinus@martinusadyh:[~/.fonts]$ ls
Inconsolata.ttf
martinus@martinusadyh:[~/.fonts]$

Sekarang mari kita update dahulu font cache kita dengan menjalankan perintah fc-cache -f -v agar font yang kita tambahkan bisa dikenali oleh NetBeans seperti dibawah ini :

martinus@martinusadyh:[~/.fonts]$ fc-cache -f -v
/usr/share/fonts/OTF: caching, new cache contents: 23 fonts, 0 dirs
/usr/share/fonts/TTF: caching, new cache contents: 92 fonts, 0 dirs
/usr/share/fonts/Type1: caching, new cache contents: 64 fonts, 0 dirs
/usr/share/fonts/Speedo: caching, new cache contents: 0 fonts, 0 dirs
/usr/share/fonts/cyrillic: caching, new cache contents: 0 fonts, 0 dirs
/usr/share/fonts/misc: caching, new cache contents: 59 fonts, 0 dirs
/home/martinus/.fonts: caching, new cache contents: 1 fonts, 0 dirs
/var/cache/fontconfig: not cleaning unwritable cache directory
/home/martinus/.fontconfig: cleaning cache directory
fc-cache: succeeded
martinus@martinusadyh:[~/.fonts]$

(more…)

Editing Your PDF With OpenOffice

Friday, November 6th, 2009

Pernah merasa butuh mengedit file PDF ? Jika jawaban-nya adalah Ya dan file PDF yang ingin di edit/dimodifikasi tidak begitu kompleks mungkin kita bisa menggunakan Sun PDF Import Extension dari OpenOffice.org yang bisa kita gunakan untuk memodifikasi file PDF :) Sedangkan beberapa fitur yang akan kita dapatkan jika kita menginstall extension
Sun PDF Import Extension
ini adalah :

- Text attributes like font family, font size, weight (bold, not bold), style (italic, not italic) are imported together with their respective text
- Retain font appearance, when a PDF file uses a font not installed on your system, the font is replaced with the best alternative font
- Converts images and vector graphics
- Each line in a paragraph is converted into one text object
- Import of password-protected PDF files
- Import shapes with default style
- Support for colors and bitmaps
- Backgrounds remain behind other elements

Sedangkan beberapa fitur yang belum didukung yaitu :

- Native PDF forms
- Proper paragraphs
- Processing layout of LaTeX PDF
- Import of complex vector graphics elements
- Conversion of tables
- Import of EPS graphics
- RTL (right-to-left) text/font support

(more…)

DBF2MySQL with OpenOffice Base

Monday, September 14th, 2009

Pernah merasa pusing bagaimana memindahkan database dari tabel yang bertipe DBF (biasanya sih ini dari aplikasi yang berbasis Foxpro 2.6 dan Clipper yang jalan di DOS) ke MySQL ? Kalau pernah, berarti sama dengan saya ketika dulu melakukan proses porting aplikasi dari Foxpro 2.6 + Clipper + DBF + Windows ke Java Swing + MySQL + GNU/Linux :)

Mungkin banyak aplikasi lain yang mampu melakukan proses porting dari DBF ke MySQL selain menggunakan OpenOffice, tapi setahu saya hanya OpenOffice-lah aplikasi yang dapat melakukan proses porting dari DBF ke MySQL yang sifatnya OpenSource dan jalan di Sistem Operasi GNU/Linux (Maklum dirumah saya ga punya Sistem Operasi Windows, jadi memilih aplikasi yang jalan di GNU/Linux adalah pilihan nomor satu saya).

Sebelum mulai melakukan proses migrasi dari DBF ke MySQL menggunakan OpenOffice, tambahkanlah dahulu MySQL JDBC Driver pada classpath OpenOffice yang akan digunakan. Sedangkan langkah-langkah untuk menambahkan MySQL JDBC Driver ke dalam OpenOffice bisa dibaca pada tulisan saya di sini. Fungsi dari penambahan MySQL JDBC Driver ini adalah agar kita dapat mengakses database yang terdapat pada MySQL dari OpenOffice, nah jika kita sudah menambahkan MySQL JDBC Driver pada OpenOffice sekarang mari kita mulai proses migrasi data dari DBF ke MySQL.

Langkah pertama yang harus kita lakukan yaitu copy lah seluruh file yang ber-ekstensi DBF ke sebuah direktori khusus seperti pada gambar dibawah ini :
DBF2MYSQL_1

Sekarang jalankan-lah OpenOffice Base kemudian pada jendela Database Wizard pilihlah opsi Connect to an existing database dan pilihlah dBase seperti gambar dibawah ini kemudian tekanlah tombol Next :
DBF2MYSQL_2
(more…)