Martinus Ady H. BloG

Human Knowledge Belongs To The World

Panorama Lembah Sungai Purwokerto

| Comments

Udara pagi yang masih sangat sejuk di Kota Purwokerto sangat sayang sekali untuk dilewatkan. Pagi ini saya bersama sahabat saya menikmati kedamaian Purwokerto. Mencari sarapan di sepanjang jalan yang tidak jauh dari hotel UMP (Universitas Muhammadiah Purwokerto) yang berada di jalan Kebon Dalem lokasi saya menginap. Berjalan menyusuri bangunan-bangunan dan beberapa hotel yang dari kelas melati maupun sampai dengan kelas berbintang. Hingga sampailah kami di sebuah tempat warung makan di dekat pasar.

Purwokerto adalah ibu kota Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Banyak hal yang istimewa di Purwokerto, antaranya terdapat museum Bank Rakyat Indonesia, karena bank pertama kali berdiri ada di sini dan pendirinya adalah Raden Bei Aria Wirjaatmadja, Putra daerah Purwokerto.

Bukan hanya Yogjakarta yang terkenal menjadi kota pelajar di Jawa Tengah. Purwokerto pun memiliki julukan sebagai kota pelajar, karena di sini terdapat perguruan tinggi yang lumayan banyak. Perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), UniversitasWijaya Kusuma (Unwiku), Sekolah Tinggi Manajemen Informatika&Komputer Widya Utama, Akademi Kebidanan YLPP Purwokerto, STIMIK AMIKOM Purwokerto dan masih ada beberapa banyak lagi.

Hari ini saya melanjutkan perjalanan yang mengasyikkan, melihat hamparan padi yang seperti permadani hijau nan indah. Sesaat saya meminta untuk mampir ke warung makan yang menjual mendoan. Untuk peneman dalam perjalanan kami. Menuju lah kami ke Jalan Prof. Dr. Suharso atau dikenal dengan nama kawasan GOR Satria Purwokerto.

Tempe Mendoan Pengganjal Perut

Purwokerto yang berada di dekat gunung Selamet menghadirkan keindahan wisata alam yang mempesona. Salah satu keindahan wisata dari daerah Purwokerto adalah Curug Gede. Curug yang terletak di Desa Ketenger, Kecamatan Baturaden. Curug yang memiliki ketinggian air terjun sekitar 50 meter dengan memiliki kolam penampungan dibawahnya sekitar 25 meter. Di Desa Ketenger bukan hanya terdapat Curug Gede saja tetapi juga terdapat sembilan buah air terjun lainnya.

Air terjun Gede berada pada ketinggian 1500 mdpl dengan dikelilingi bukit yang hijau nan indah. Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari tempat wisatawan Baturaden. Kedalaman dari kolam ini membuat merinding. Spesialnya dari Curug Gede ini adalah adanya bebatuan yang berbentuk balok-balok yang tersusun dengan rapih. Selain menikmati keindahan dari Curug Gede ini, wisatawan juga bisa menikmati wisata lainnya berupa arung jeram dengan menggunakan ban, rapelling dan masih banyak lainnya.

Keindahan panorama di sekitar curug sangat menawan sekali, dengan air yang bening, kanan kirinya terdapat bukit, serta tanaman dan bebatuan yang menghiasi air terjun Gede yang sangat indah sempurna. Di sini saya langsung mendapati “Dam Jepang” da nada juga jembatan peninggalan Belanda yang masih sangat kokoh sebagai jalan untuk menghubungkan desa Melung Kedungbanteng dengan desa Ketenger.

Keindahan Curug Gede

Di Curug Gede saya bisa menikmati keindahan lembah sungai yang sangat indah mempesona. Disana terdapat keanekaragaman vegetasi berupa pohon damar, cemara gunung dan pohon pinus. Yang saya sangat suka jika berada di Curug Gede ini suara desiran air yang menerjang bebatuan gunung vulkanik. Di sekitar Curug Gede terdapat beberapa hotel untuk tempat peristirahatan dan tempat makan dengan menyajikan pemandangan yang indah. Hotel - hotel tersebut sangat nyaman untuk dihuni. Anda juga tidak perlu repot-repot memesan hotel, anda dapat memesan hotel melalui website Traveloka yang dapat anda pesan disini.

Waktu saya akan menuju ke Curug Gede, saya melalui jalur Lokawisata Baturaden. Jaraknya yang hanya 15 km dari Purwokerto bisa dicapai hanya dalam waktu 15 – 20 menit. Waktu itu saya menggunakan angkutan umum untuk menuju ke Purwokerto-Baturaden. Jika sudah melewati Pintu Gerbang Mandala Wisata menuju ke arah utara sampai di pasar Karangmangu lalu ambil kiri menuju PLTA Ketenger. Anda tidak perlu khawatir karena aka nada petunjuk arahnya, jika masih bingung lebih baik bertanya kepada penduduk setempat. Saya pun melakukan hal tersebut, dan dengan ramahnya saya ditolong mereka.

Curug Gede yang berjarak 3 km dari tempat wisata Baturaden membutuhkan kesiapan untuk menuju kesana. Jalan untuk menuju ke lokasi lebih sempit dan naik turun. Sahabat saya sangat berhati-hati sekali saat menyusuri jalan menuju ke lokasi. Terkadang di dalam perjalanan akan berlintasan dengan sepeda motor yang berlalu lalang. Perjalanan yang sangat menantang tidak menyurutkan hasrat kami untuk tetap menuju ke Curug Gede.

Sepanjang perjalanan kami mendapati pemandangan hamparan persawahan dengan latar belakang bukit atau gunung yang sangat indah. Juga adanya kebun-kebun yang masih berbaur dengan hutan. Sangat berhati-hati untuk bisa menikmati keindahan alam di curug ini. Hanya saja, saya harus memendam keinginan untuk bisa menikmati dinginnya air di Curug Gede ini. Di Curug Gede ini hanya bisa menikmati panorama keindahan alamnya dengan banyaknya tanaman yang beraneka ragam menghiasi kiri kanan curug.

Saat itu saya meluncur dari Ajbarang, sebelum masuk Kota Purwokerto di pertigaan Pasar Karang Lewas lalu belok kekiri lurus terus mengikuti jalan utama, sampai di Kedung Banteng selanjutnya langsung menuju Baturaden. Untuk menuju ke jalan ini tidak dianjurkan untuk menggunakan Bus atau mini Bus, karena kondisi jalanya yang sangat sempit. Tarif jika ingin menikmati keindahan di Curug Gede kita hanya tinggal membayar parkir Rp. 2.000 dan sedangkan jika membawa kendaraan mobil membayar tarif parkir sebesar Rp. 5.000 dengan jarak parkir sekitar 150 meter dari lokasi utama Curug Gede.

Keindahan Curug Gede

Di Curug Gede hanya bisa memanjakan kaki untuk sesaat bermain-main air sambil menikmati nikmatnya tempe mendoan. Lama saya menghabiskan waktu di Curug Gede ini merasakan nikmatnya udara yang sangat sejuk di sekitar curug.

Hingga akhirnya waktu membuat saya harus segera meluncur ke Purwokerto kembali. Pengalaman perjalanan yang tidak akan terlupakan. Purwokerto.

Postingan ini adalah titipan dari sponsor

Beri Komentar Lewat Facebook:

Beri Komentar Lewat Disqus: