Martinus Ady H. BloG

Human Knowledge Belongs To The World

Berburu Suara Merdu Owa Jawa Di Bodogol

| Comments

Pemandangan Lebat-nya Hutan di kaki Gunung Pangrango dilihat dari Catwalk PPKA Bodogol

Perjalanan kali ini adalah sebuah perjalanan impian saya dari tahun 2014 lalu gara-gara membaca postingan berjudul Postcards from Borneo: The Best Swimming Hole in Gunung Palung, dan akhirnya membuat saya secara tidak sengaja mendengarkan suara gibbon yang sangat merdu di pedalaman hutan kalimantan tersebut. Supaya teman-teman bisa ikut menikmati merdu-nya suara primata satu ini, silahkan dengarkan rekaman-nya dibawah ini yang saya sadur dari tulisan Jessica Laman diatas.

Karena keinginan untuk mengunjungi Gunung Palung ternyata membutuhkan biaya yang cukup mahal bagi saya, akhirnya sayapun memilih untuk mencari alternatif-nya di pulau Jawa dengan tujuan untuk memangkas biaya perjalanan. Untungnya ternyata di Jawa masih tersisa mahkluk yang ternyata dinamai Owa, dan di Jawa primata ini disebut dengan Owa Jawa. Berdasarkan informasi yang saya kumpulkan di internet, kita masih bisa melihat primata yang hampir punah ini di beberapa lokasi di Pulau Jawa antara lain :

  • Taman Nasional Gunung Halimun Salak,
  • Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (yang lokasi untuk pengamatan-nya ada di Bodogol) dan,
  • Alas/Hutan Petung Kriyono.

Karena dari ketiga tempat diatas yang lokasi-nya jelas cuma di Bodogol, akhirnya racun tentang Bodogol inipun disebar ke berbagai kesempatan yang salah satu-nya di Facebook. Ternyata ada beberapa teman yang sudah pernah mengunjungi tempat ini, dan salah satu rujukan yang saya pakai adalah postingan Bodogol Jadi Kangen Main Ke Tempat Ini milik om Rustam Rijal.Racun yang saya tebar-pun membuahkan hasil dan disambut antusias oleh beberapa teman dari forum Nusantaride, total yang ikut dalam perjalanan kali ini adalah 7 orang yang terdiri dari Saya, Riva Julianto, Herri, Ar Farid, JP, Baong dan Yudi. Setelah berdiskusi panjang, akhirnya diputuskan kita akan jalan hari Sabtu malam tanggal 21/11/2015 dengan menumpang bermalam di tempat om Herri di daerah Megamendung - Bogor dan mulai perjalanan sesungguh-nya keesokan hari-nya.

Oh iya, karena saya juga baru belajar edit-edit video. Maka perjalanan kali inipun saya rangkum dalam sebuah vlog yang bisa teman-teman lihat di bawah ini :

Pagi itu kira-kira jam 05:30 ketika matahari mulai memancarkan sinarnya, akhirnya kitapun bersiap-siap untuk mulai melakukan perjalanan kali ini. Setelah melakukan diskusi dan doa bersama, perjalanan inipun kita mulai dengan om Herri sebagai penunjuk jalan hingga mencapai Lido Resort nanti-nya. Perjalanan menuju Lido Resort pagi itu bisa dikatakan cukup lancar karena kita melewati beberapa kampung dan hutan pinus yang cukup memanjakan mata pagi itu.

Peserta One Day Trip to Bodogol

Melewati Kampung Penduduk

Rimbun-nya Hutan Pinus

Jalan raya Sukabumi pagi itu tidak begitu padat dengan kendaraan dan kitapun memacu kendaraan dengan santai, hingga akhir-nya kita tiba disebuah rumah makan sebelum pertigaan Lido Resort dan mampir disini untuk sarapan. Kita disini bertemu dengan seorang bapak pengendara motor Harley yang cukup ramah sampai-sampai sarapan kita dibayarin oleh bapak tersebut, sebagai kenang-kenangan akhirnya kitapun berfoto bersama dan tidak lupa ada yang memberikan sticker Nusantaride ke bapak tersebut siapa tahu si bapak penasaran :)

Kira-kira jam 08:30 perjalanan kita lanjutkan kembali, berdasarkan informasi dari tulisan om Rustam kitapun memasuki pertigaan Lido Resort dan mengambil sisi kanan jalan sampai ketemu dengan jalan tanah. Setelah bertanya ke penduduk arah ke Bodogol akhirnya kita di arahkan untuk mengikuti jalur tanah dan jika ada pertigaan kita disuruh belok ke kiri, kitapun akhir-nya mengikuti saran dari penduduk sampai tiba disuatu tanjakan yang cukup ekstrem karena tanjakan ini di dominasi oleh tanah merah. Setelah berdiskusi dengan beberapa penduduk yang kebetulan lewat, kita diarahkan untuk mengambil jalur alternatif yang berada di sebelah kiri tanjakan tersebut dan kondisi jalur adalah single track.

Tanjakan Jeep Antri di Jalur Single Track (Doc by Herri)

Di jalur alternatif ini terdapat 2 buah tanjakan yang di dominasi dengan tanah merah sebelum bertemu kembali dengan jalur jeep yang kita lihat sebelum-nya, setelah melewati 2 tanjakan tersebut kita akan melewati satu tanjakan lagi yang lumayan panjang sebelum kita sampai pintu gerbang PPKA Bodogol. Setelah itu jalur akan berubah menjadi jalur makadam ketika kita mulai memasuki hutan hingga sampai ke kantor PPKA Bodogol sesungguh-nya.

Pemandangan Setelah Tanjakan Kedua (Doc by Iwan Baong) Istirahat Dulu Sebelum Tanjakan Terakhir (Doc by Herri)

Tanjakan Terakhir Jalur Makadam (Doc by Iwan Baong)

Kurang lebih jam 10:16 kitapun akhirnya sampai di PPKA Bodogol, disini kita disambut oleh seorang bapak petugas dan seorang guide yang bernama Kang Asep klo saya ga salah ingat. Sembari beristirahat melepas lelah, kitapun tanya-tanya ke bapak petugas tersebut kira-kira lokasi wisata apa saja yang bisa kita kunjungi disini kemudian fasilitas-nya apa saja dan lain sebagai-nya. Berdasarkan hasil ngobrol-ngobrol dengan bapak petugas, kita disarankan untuk mengunjungi Curug Cikaweni yang paling dekat baru kemudian ke Catwalk dan Canopy Trail Dan kitapun mengikuti saran dari bapak petugas dengan didampingi oleh kang Asep sebagai guide kita, jalur menuju curug cikaweni ini di dominasi oleh hutan pinus dengan jalur tanah merah.

Pemandangan dari Kantor PPKA Bodogol Foto Keluarga di Curug Cikaweni

Jalur Menuju Curug Cikaweni Curug Cikaweni

Kenikmatan bermain-main di Curug Cikaweni ini harus kita sudahi ketika hujan mulai datang yang memaksa kita untuk segera kembali ke basecamp, dan kitapun kembali ke basecamp PPKA ditemani oleh rintik air hujan. Setelah sampai di basecamp kita menumpang memasak mie yang sudah kita bawa, dan makan siang menggunakan mie sembari menunggu hujan reda yang sayang-nya tidak reda-reda juga. Karena takut kesorean, kitapun akhirnya memutuskan untuk mengunjungi Catwalk dan Canopy Trail ditengah guyuran hujan yang lumayan lebat. Kondisi jalur menuju ke Canopy Trail ini lebih manusiawi jika dibandingkan ke Curug Cikaweni, karena jalur sudah di dominasi oleh batu-batu kali yang ditata sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah anak tangga (jika sudah pernah ke Curug Cibeurem di Cibodas, kondisi jalurnya tidak jauh berbeda). Ternyata perjalanan ke Canopy Trail ini terasa lebih melelahkan dibanding ke Curug Cikaweni dan sepertinya lebih panjang. Di jalur ini banyak tersedia papan-papan informasi tentang tumbuhan maupun hewan yang sering berkeliaran di sekitar lokasi yang kita lewati, sayang-nya waktu kita datang si Owa Jawa sedang tidak bernafsu untuk beraktifitas :(

Tiket Canopy Trail Foto Keluarga di Catwalk

Jalur Menuju Canopy Trail Salah Satu Papan Informasi

Meski Capek Tapi Tetep Ceria Canopy Trail Bodogol

Kira-kira sekitar 2 jam waktu yang kita butuhkan untuk berjalan-jalan mengitari Basecamp > Catwalk > Canopy Trail > Catwalk > Basecamp, dan kurang lebih sekitar jam 15:00 kita sudah duduk manis di basecamp dan yang membuat kita lebih bahagia lagi adalah suguhan segelas teh manis hangat yang cukup mengobati rasa capek kita. Sembari melepas lelah, ternyata ada beberapa teman yang dapat oleh-oleh khusus ketika berjalan-jalan ke Canopy Trail dan inilah oleh-oleh tersebut :)

Si Imut Penghuni Bodogol Salah Satu Korban Keimutan

Setelah menunggu beberapa saat dan sepertinya hujanpun tidak reda-reda, akhirnya jam 16:45 kitapun mulai turun setelah menyelesaikan biaya administrasi dan lain-lain. Di perjalanan pulang ini kita di temani dengan hujan yang ternyata makin deras, dan ini menyebabkan proses turun kita menjadi sedikit lebih lama dari ketika kita berangkat tadi. Setelah melalui perjuangan yang cukup melelahkan, akhirnya kita bisa sampai ke pintu masuk Lido Resort kira-kira jam 19:30 dan saya sendiripun akhirnya sampai ke kosan kurang lebih jam 23:30 dengan kondisi capek pake banget tanpa kekurangan apapun :D

Tips Jika Ingin Mengunjungi Bodogol

Informasi dibawah ini saya dapatkan ketika melakukan perjalanan ini, tepatnya pada tanggal 22/11/2015. Sebaiknya jika ingin menuju ke PPKA Bodogol silahkan menghubungi nomor 085-798-550-577 dengan bapak yang bertugas di PPKA Bodogol. (Maaf saya kurang jelas mendengar nama bapak-nya siapa waktu itu :( )

Rincian Paket Wisata di Bodogol

Beri Komentar Lewat Facebook:

Beri Komentar Lewat Disqus: