Martinus Ady H. BloG

Human Knowledge Belongs To The World

Jalan-jalan Ke Curug Cigamea Gunung Salak Endah

| Comments

Curug Cigamea

Bosan dengan suasana puncak ? Ingin mencari tempat wisata yang murah dan indah ? Jika iya, mungkin kawasan wisata Gunung Bunder bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan untuk menghabiskan weekend :) Dengan suasana yang masih cukup alami, tempat ini sangat cocok sebagai penghilang stres setelah seminggu berkutat dengan urusan kantor. Dan tempat inilah yang saya jadikan agenda jalan-jalan minggu kemarin (tepatnya tanggal 15-16 Desember 2012) :D, rencana awalnya adalah kita mau naik motor ke Gunung Bunder. Tetapi karena suatu alasan, akhirnya kita berangkat dengan menggunakan mobil :D (Padahal ini janjian awalnya adalah kita mau rame-rame naik motor loh, tapi karena peserta-nya cuma sedikit batal deh agenda naik motornya)

Jalan-jalan kali ini yang positif ikut hanya berjumlah 7 orang saja, yaitu Icup, Idhi, Yoga, Obiet, Muji, Feldy dan saya sendiri; dan yang bertindak sebagai EO dan penunjuk jalan kali ini adalah Obiet karena sudah sangat sering berkunjung ke Gunung Bunder :D Kita bertujuh berangkat dari kantor Sumber Sarana yang berlokasi di daerah Pondok Pinang (deket gedung Fedex Lebak Bulus) kira-kira pukul 22:45 malam dengan kondisi jalanan yang cukup lancar disertai gerimis. Tidak banyak yang bisa di ceritakan dalam perjalanan berangkat, karena kita hanya membahas tentang film 5 cm dan jalan mana yang akan dilewati jika kita jadi berangkat naik motor :D Jalan menuju bogor bisa dibilang lancar tanpa hambatan (karena kita lewat jalan tol :P), dan kita sempat berhenti sebentar di Indomart di daerah Bogor untuk istirahat sebentar.

Perjalanan masih biasa-biasa saja sampai kita tiba di pintu masuk kawasan wisata Gunung Bunder, dan disini kita harus membayar biaya masuk sebesar Rp. 5.000,- per orang untuk memasuki lokasi wisata ini (biaya yang cukup murah bukan ? :) ). Setelah melalui pintu masuk Gunung Bunder, suasan mencekam baru terasa. Bagaimana tidak, selain gelap (karena malam hari) di kanan kiri kita hanya tampak pohon pinus yang sangat rapat disertai jalanan yang sempit (hanya cukup untuk 2 mobil) dan tidak begitu bagus yang menyebabkan mobil harus bergerak dengan perlahan. Selain jalanan yang banyak lubang, kita juga menghadapi beberapa tanjakan yang cukup tinggi hingga menyebabkan mobil yang kita tumpangi sempat beberapa kali terhenti. Bayangkan jika kita naik motor dengan kondisi seperti itu, hmm… cukup seru pastinya :D

Setelah beberapa saat dan memilih-milih spot yang enak buat nongkrong, akhirnya tepat pukul 00:00 kita istirahat disebuah warung di dekat pintu masuk Curug Cigamea :D Nah yang paling enak di warung-warung ini adalah, kita bisa tidur sampai pagi asalkan kita makan di warung tersebut :) Cuma tidur-nya ya di atas karpet tempat jualan si ibu penjaga warung, nah jika kita ingin liburan yang murah meriah seperti-nya daerah Gunung Bunder/Gunung Salak Endah ini cocok untuk masuk daftar kunjungan deh :) Tapi jika kita ingin menyewa villa, banyak juga villa disini. Cuma karena kita kemarin lupa untuk tanya ke ibu penjaga warung, jadinya saya juga tidak tahu berapa kisaran sewa villa di daerah Gunung Bunder ini :D Setelah memesan beberapa makanan dan minuman, untuk menunggu pagi datang akhirnya kita menghabiskan waktu dengan bermain kartu.

Suasana di Warung Suasana di Warung

Suasana di Warung Suasana di Warung

Karena saya tidak bisa tidur, akhirnya saya menghabiskan waktu dengan main gitar dan jalan-jalan saja sesekali bantu-bantu ngocokin kartu buat yang kalah :D Tepat pukul 05:30 karena suasana diluar sudah cukup terang, akhirnya kita semua pindah posisi nongkrong dari dalam warung menuju luar dan tidak lupa kita foto-foto untuk mengabadikan pemandangan yang cukup bagus menurut saya :D

Suasana Pagi Masih Gelap

Lampu Rumah Penduduk Mulai Terang

Dan ketika matahari sudah cukup untuk menerangi warung tempat kita bermalam, pemandangan inilah yang bisa kita lihat :

Pemandangan Gunung Salak Endah Suasana Jalan Dekat Warung

Setelah puas mengambil gambar, akhirnya kita putuskan untuk masuk menuju ke Curug Cigamea dengan membayar biaya masuk sebesar Rp. 5.000,- per orang (cukup murah lagi bukan ? :) ) Baru beberapa langkah menuruni anak tangga, secara tidak sengaja mata saya melihat Curug Cigamea dari kejahuan. Woaaw… indah-nya, tidak rugi saya jalan-jalan kesini kata saya dalam hati. Dan tidak lupa mengambil HP kemudian mengabadikan pemandangan yang barusan saya lihat :)

Curug Cigamea Terlihat dari Kejauhan

Jalanan menuju Curug Cigamea ini sangat mudah sekali, dan terdapat beberapa warung penjual makanan disamping kanan dan kiri jalan menuju ke curug. Di beberapa bagian jalan juga sudah terdapat pagar pengaman untuk berpegangan.

Pose dengan background Curug Cigamea

Tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai ke lokasi Curug Cigamea, dan inilah beberapa pemandangan yang bisa kita lihat ketika kita berkunjung ke Curug Cigamea.

Mendekati Curug Suasana Curug Cigamea

Suasana Curug Cigamea

Suasana Curug Cigamea Pose Rame-rame di Curug Cigamea

Setelah puas bermain-main dengan air seperti anak kecil, dengan kondisi basah dan kedinginan akhirnya kita balik lagi keatas menuju warung tempat dimana kita semalam menginap. Pemandangan pagi ini benar-benar cukup cerah, dan sebelum pulang kita sempatkan dulu untuk mengabadikan beberapa pemandangan yang bisa kita lihat dari warung tempat kita menginap.

Hangatnya Pagi Ini Full Team Pose dekat Warung

Waktu akan pulang, kita sempat berdiskusi dahulu apakah kita ingin pulang melewati jalan turunan yang ada di depan warung atau mau kembali lagi ke jalan yang semalam kita lewati. Karena penasaran dengan kondisi jalan yang sebenar-nya dan pemandangan yang bisa kita lihat, akhirnya kita semua memutuskan untuk pulang melalui jalan yang semalam kita lewati dengan bonus melihat rapatnya hutan pinus :)

Suasana Perjalanan Pulang Suasana Perjalanan Pulang

Suasana Perjalanan Pulang Suasana Perjalanan Pulang

Bagaimana keren bukan jalanan-nya ? :) Dan dalam perjalan pulang menuju Jakarta kita mampir dulu untuk makan makanan khas bogor yaitu Doclang karena kita semua belum pernah makan dan kebetulan sekali kita dari atas belum sarapan :D

Makan Doclang Ini lho bentuknya Doclang

Mari Kita Makan

Dan akhirnya tepat pukul 12.00 siang, kita akhirnya sampai dengan selamat di kantor Sumber Sarana. Perjalanan kali ini cukup memuaskan dan seru, tapi masih ada yang kurang yaitu kita belum mencoba ke Gunung Bunder dengan naik motor. Thanks guys, terutama buat mas Idhi yang udah rela capek-capek jadi sopir dan Obiet yang sudah mengompori saya untuk jalan ke Gunung Bunder :) Besok-besok lagi, kita harus ke Gunung Bunder lagi tapi naik motor ya :)

Link lain-nya:

  1. Album Foto Jalan-jalan

Beri Komentar Lewat Facebook:

Beri Komentar Lewat Disqus: