Martinus Ady H. BloG

Human Knowledge Belongs To The World

Pemilihan ReksaDana

| Comments

Dasar Pemilihan ReksaDana Untuk Kebanyakan Orang

  1. Pilihlah yang terbukti 10 besar utk jangka waktu minimal 1 tahun dan 3 tahun.

  2. Pilihlah produk RD yang kapitalisasi dana kelolaannya minimal 100 milyar rupiah.

  3. Carilah produk RD yang besarnya Minimal Investasi, Minimal Subscription / Top Up, Kemudahan Melakukan Redemption / Top Up, serta Redemption dan Top Up Fee-nya, sesuai kekuatan finansial kita.

  4. Sedapat mungkin cari tahu kekuatan MI-nya dari kemungkinan kolaps.

Informasi mendetail tentang detail berbagai produk reksadana di tanah air bisa dilihat di tabloid “Bisnis Indonesia”.

Cara Berinvestasi Di ReksaDana Saham

  1. Pertama, Anda dan nasabah lainnya di seluruh Indonesia menyetorkan sejumlah uang kepada pihak MI (Manajer Investasi).

  2. Kedua, pihak MI (Manajer Investasi). akan memutar uang tadi ke berbagai saham yang ada.

  3. Katakanlah dari hasil bermain saham tersebut, maka pihak MI (Manajer Investasi). berhasil mendapatkan untung.

  4. Karena MI (Manajer Investasi). mendapat untung, maka NAB (Nilai Aktiva Bersih) reksadana akan naik.

  5. Karena harga NAB (Nilai Aktiva Bersih) naik, apabila kini Anda menjual RD Anda, Anda akan menerima laba.

  6. Pendek kata, secara sederhana bermain RD Saham mirip berdagang emas. Kita beli di harga murah, kita jual di harga mahal.

Hubungan ReksaDana Saham Dengan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan)

  1. Mengapa IHSG (Index Harga Saham Gabungan) amat berperan penting dalam dunia saham?

  2. Sebab biasanya untuk sebagian besar RDS, nilainya mempunyai korelasi hubungan dengan IHSG.

  3. Yang artinya kalau IHSG naik, kebanyakan RDS ikut naik. Kalau IHSG turun, kebanyakan RDS ikut turun.

  4. Pendek kata, kalau kita bisa memantau apakah IHSG akan naik-turun, kita bisa membeli (Subscript / Top Up) di harga murah dan jual di harga mahal (Redempt).

Teknik Memprediksi IHSG

  1. Analisis Fundamental, yakni mengamati makro pasar, kondisi politik dalam/luar negeri, kejadian macam bencana alam, pergerakan minyak dunia, sentimen positif, sentimen negatif, aksi spekulan, pergerakan uang panas, laporan keuangan per kuartal, rekor sektor-sektor industri, kondisi global & regional, angka laporan per kuartal, dan sebagainya.

  2. Analisis Teknikal, yakni dengan mengamati pergerakan grafik. Berbagai teknik yang bisa digunakan, Exponential Moving Average, Relative Strength Index, Support-Resistance, Transition Pattern, Continuosity Pattern, dan sebagainya.

Sumber berita terkait :

  1. Fundamental Reksadana

Beri Komentar Lewat Facebook:

Beri Komentar Lewat Disqus: