Martinus Ady H. BloG

Human Knowledge Belongs To The World

Fundamental Reksadana

| Comments

Akhir-akhir ini pingin belajar Investasi :) Nah ada thread menarik nih tentang Apa Itu Reksadana (hasil ngobok-ngobok kaskus :D ), biar tidak lupa saya simpan dulu disini :D Silahkan kalau mau disimak dan semoga bisa sedikit membantu buat rekan-rekan yang sama-sama belajar di dunia investasi :D

Apa Itu Reksadana Reksadana adalah sebuah intrumen investasi dimana kita membayar sejumlah uang dan membiarkan dana tersebut dikelola oleh manajer investasi profesional untuk diputar di pasar modal.

Beberapa Istilah Reksadana Di dunia reksadana, kita akan mengenal beberapa istilah UP (Unit Penyertaan), NAB (Nilai Aktiva Bersih) atau NAV (Net Asset Value), Subcription Fee, Top Up Fee, Minimal Subcsript / Minimal Investasi, Redemption Fee yang maksudnya adalah :

  1. NAB, adalah harga per unit reksadana pada suatu saat.

  2. UP, adalah jumlah unit yang kita miliki.

  3. Subscription / Top Up, pemasukan investasi ketika kita memasukan uang ke reksadana.

  4. Subscription / Top Up Fee, merupakan fee yang ditarik ketika kita memasukkan uang ke reksadana.

  5. Minimal Investasi, adalah besaran minimal investasi yang harus dimasukkan nasabah.

  6. Minimal Top Up, merupakan nominal minimal yang diijinkan ketika Anda melakukan Top Up.

  7. Redemption, penarikan / pencairan dana di reksadana.

  8. Redemption Fee, fee yang dikenakan ketika Anda melakukan Redemption / penarikan dana.

  9. Redemption Period, lama pencairan dana sejak Anda melakukan penarikan.

Perhatikan bahwa ada beberapa pihak yang membedakan Top Up dengan Subscription. Dimana Subscript artinya pemasukan pertama, sedang Top Up disebut sebagai pemasukan kembali.

Varian Reksadana Pada dasarnya reksadana mengenal beberapa jenis / varian reksadana, yakni:

  1. Reksadana Pendapatan Tetap / fixed income (RDPT)

reksadana yang komposisi dana kelolaannya sebagian besar masuk ke obligasi / deposito.

  1. Reksadana Saham (RDS)

reksadana yang komposisi dana kelolaannya sebagian besar ke saham.

  1. Reksadana Campuran (RDC)

merupakan RD yang sebagian dananya masuk ke saham, sebagian dananya masuk ke obligasi.

  1. Reksadana Terproteksi (RDT)

merupakan jenis RD yang menjamin dana nasabah pasti minimal 100% kembali (teorinya).

  1. Reksadana Pasar Uang (RDPU)

Mungkinkah Investasi Di Reksadana Mengalami Kerugian Jawaban, Ya, bisa saja. Berikut beberapa penyebab kerugian di RD :

  1. Pihak MI / Kustodian mengalami kolaps & dilikuidasi. Ada kemungkinan beberapa uang kita tidak kembali.

  2. Pasar bergejolak (volatil) dan baik saham maupun deposito menurun semua.

  3. Terjadi krisis ekonomi global & terjadi penurunan besar-besaran di bursa saham.

  4. Terjadi bencana alam atau perubahan ekonomi makro yang memukul dunia investasi di tanah air.

  5. Aksi spekulan para investor asing yang kaya-raya.

  6. Terjadi kepanikan besar-besaran & redemption massal yang memukul pihak MI RD.

Tips Menghindari Kerugian Di Reksadana

  1. Hanya bermain di MI yang benar-benar kuat, yang memiliki rating kepercayaan publik yang tangguh. Pendek kata, hanya masuk yang termasuk level 10 besar.

  2. Menyebar dana di banyak MI dan banyak Bank Kustodian berbeda.

  3. Memastikan uang termasuk uang menganggur, yang tidak hendak dibelanjakan untuk pendidikan anak dan keperluan lainnya dalam jangka pendek, sehingga jika terjadi apa-apa dan butuh bersikap “long term”, kita siap.

  4. Memilih sistem investasi yang tepat sesuai pribadi kita, misalnya DCA (Dollar Cost Averaging), yang berarti investasi rutin per akhir bulan (tiap kali gajian, langsung menyisihkan sebagian uang ke reksadana).

Sumber berita terkait :

  1. Fundamental Reksadana

Beri Komentar Lewat Facebook:

Beri Komentar Lewat Disqus: