Monitoring MySQL DataBase Server with MySQL Monitor
Beberapa minggu terakhir ini, saya kebagian tugas melakukan installasi MySQL Enterprise Server beserta peralatan pendukung untuk melakukan monitoring-nya sekalian
Secara kebetulan juga di minggu yang sama, di milis netbeans-indonesia@yahoogroups.com ada pertanyaan yang ditanyakan oleh Pak Budi tentang Table Index Pada Hibernate. Diskusi berjalan sangat hangat dan akhir-nya pembahasan secara perlahan namun pasti mengarah ke topik bagaimana melakukan tunning pada database server yang kebetulan juga pakai MySQL Community Server yang notabene bisa kita download secara gratis
Nah pada tulisan kali ini, saya cuma ingin berbagi pengalaman bagaimana cara meng-install dan menggunakan MySQL Monitor untuk keperluan monitoring terhadap MySQL Server kita (Maklum meskipun sudah jelas dibahas pada halaman manual-nya, saya masih sering salah langkah juga
). Saya juga tahu bahwa MySQL Monitor ini tidak gratis melainkan sebuah aplikasi yang berbayar. Tapi jangan kuatir, MySQL Monitor ini tersedia secara gratis selama 30 hari dan semua fitur tidak ada yang dipangkas
Ok kita sudahi dulu basa-basi-nya, sekarang mari kita masuk ke inti masalah-nya yaitu bagaimana meng-install dan menggunakan MySQL Monitor. Sebelum membaca lebih lanjut, yang perlu kita lakukan pertama kali yaitu melakukan registrasi pada situs MySQL Enterprise Server dahulu untuk mendapatkan link download-nya baru kemudian mari kita download file-file yang kita perlukan
(Note: Proses registrasi pada situs MySQL Enterprise Server ini hanya bisa digunakan untuk 1 account email saja)
Sudah siap untuk melakukan proses download ? Jika sudah, silahkan download file-file dibawah ini :
- mysql_monitoring_service.key
File ini digunakan untuk aktivasi ketika akan menggunakan MySQL Monitor - AdvisorScript-Trial-2.1.0.1093.jar
File ini digunakan untuk aktivasi ketika akan menggunakan MySQL Monitor - mysql-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.tar
File ini adalah versi Enterprise dari MySQL Community Server, kalau ingin coba-coba download saja. Tapi kalau menurut saya, koq seperti-nya tidak ada beda-nya ya antara versi Community sama yang Enterprise (Ini murni berdasarkan pengalaman ngoprek selama beberapa minggu terakhir ini, jadi belum sempat explore lebih dalam lagi
)
- mysqlmonitor-2.1.1.1141-linux-x86-installer.bin
File ini merupakan server untuk melakukan proses monitoring, nanti-nya yang akan kita akses adalah hasil proses installasi dari file ini. Didalam file ini juga sudah terdapat Apache Tomcat dan MySQL Server untuk menjalankan Dashboard dan menyimpan data hasil monitoring yang kita lakukan.
Note: Download-lah dengan file yang sesuai dengan spesifikasi server yang teman-teman gunakan - mysqlmonitoragent-2.1.1.1144-linux-glibc2.3-x86-32bit-installer.bin
File ini fungsi-nya adalah sebagai reporter ke MySQL Monitor Server, agar Dashboard dapat berfungsi dengan baik maka semua proses koneksi ke MySQL Server harus melalui MySQL Monitor Agent ini dahulu baru kemudian diteruskan ke MySQL Server sebenar-nya
Note: Download-lah dengan file yang sesuai dengan spesifikasi server yang teman-teman gunakan - mysql-monitor-html.tar.gz
Dan yang terakhir adalah jangan lupa untuk sekalian mendownload halaman manual-nya juga, karena didalam file ini banyak sekali konfigurasi yang diterangkan secara jelas, padat dan terpercaya
Untuk teman-teman yang ingin bermain-main dengan MySQL Monitor, file ini WAJIB hukum-nya untuk didownload.
Nah setelah semua selesai di download, sekarang tiba saat-nya untuk proses installasi. Karena ini pengalaman pertama saya, maka pilihan Sistem Operasi yang saya pilih yaitu CentOS. Pilihan ini dikarenakan agar kita tidak perlu melakukan perubahan pada init script yang dibawa oleh MySQL Monitor
Jadi untuk teman-teman, silahkan siapkan dahulu environment yang akan digunakan yah
(Untuk Sistem Operasi yang lain, jika saya ada waktu akan saya tulis bagaimana integrasi pada masing-masing karakteristik init script-nya dan yang pasti bukan pada Sistem Operasi Microsoft Windows
)
Sekarang pastikan dahulu bahwa teman-teman sudah meng-install MySQL pada server yang ingin kita monitor, sedangkan pada tulisan ini MySQL yang digunakan adalah MySQL Community Server bawaan dari distro CentOS yang cara installasi dan konfigurasi-nya bisa teman-teman lihat pada tutorial kemarin ![]()
Karena pada tulisan ini MySQL yang digunakan yaitu MySQL Community Server dan bukan-nya MySQL Enterprise Server, maka jika teman-teman ingin menggunakan versi MySQL Enterprise Server, pastikan dahulu bahwa teman-teman sudah meng-uninstall MySQL Community Server setelah itu baru mulai melakukan proses installasi versi Enterprise-nya dengan cara sebagai berikut :
- Ekstrak File mysql-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.tar
Proses ekstrak bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut melalui terminal :[root@localhost ~]# tar xvf mysql-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.tar MySQL-test-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm MySQL-enterprise-gpl-debuginfo-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm MySQL-devel-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm MySQL-embedded-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm MySQL-server-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm MySQL-shared-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm MySQL-client-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm MySQL-shared-compat-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm [root@localhost ~]#- Proses Installasi
Proses installasi dapat dilakukan dengan mengetikkan perintah seperti dibawah ini :[root@localhost ~]# rpm -i MySQL-client-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm [root@localhost ~]# rpm -i MySQL-devel-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm [root@localhost ~]# rpm -i MySQL-embedded-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm [root@localhost ~]# rpm -i MySQL-enterprise-gpl-debuginfo-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm [root@localhost ~]# rpm -i MySQL-shared-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm [root@localhost ~]# rpm -i MySQL-test-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm [root@localhost ~]# rpm -i MySQL-server-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.rpm PLEASE REMEMBER TO SET A PASSWORD FOR THE MySQL root USER ! To do so, start the server, then issue the following commands: /usr/bin/mysqladmin -u root password 'new-password' /usr/bin/mysqladmin -u root -h localhost.localdomain password 'new-password' Alternatively you can run: /usr/bin/mysql_secure_installation which will also give you the option of removing the test databases and anonymous user created by default. This is strongly recommended for production servers. See the manual for more instructions. Please report any problems with the /usr/bin/mysqlbug script! The latest information about MySQL is available at http://www.mysql.com/ Support MySQL by buying support/licenses from http://shop.mysql.com/ Starting MySQL..[ OK ] Giving mysqld 2 seconds to start [root@localhost ~]#- Konfigurasi Password dan Testing
Setelah proses installasi selesai, sekarang mari kita konfigurasi password yang akan digunakan oleh user root dan jika sudah selesai mari kita test dengan cara login menggunakan user root tersebut dengan cara seperti dibawah ini :[root@localhost MySQL]# /usr/bin/mysqladmin -u root password 'admin' [root@localhost MySQL]# mysql -u root -padmin Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g. Your MySQL connection id is 2 Server version: 5.1.40sp1-enterprise-gpl-pro MySQL Enterprise Server - Pro Edition (GPL) Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the current input statement. mysql>Jika semua proses diatas sudah dilakukan, maka kita sudah dapat menggunakan MySQL Enterprise Server yang ber-umur 30 hari saja. Dan jika teman-teman tertarik, mungkin teman-teman juga dapat membeli subscription-nya pada situs MySQL
![]()
![]()
Kalau semua persiapan sudah selesai, sekarang mari kita mulai melakukan installasi dan konfigurasi MySQL Monitor beserta Monitor Agent-nya. Supaya lebih mudah, proses installasi dan konfigurasi ini dibagi menjadi beberapa bagian yang kurang lebih seperti berikut :
- Installasi MySQL Monitor Server
- Pembuatan User MySQL Untuk Monitor Agent
- Installasi MySQL Monitor Agent
- Testing Konfigurasi Menggunakan Skenario Strest Test
OK sudah jelas kan kira-kira langkah apa saja yang akan kita lakukan ?? Kalau sudah jelas, sekarang mari kita mulai
- Installasi MySQL Monitor Server
MySQL Monitor Server atau bisa disebut dengan Service Manager ini adalah merupakan jantung dari MySQL Monitor, dan pada proses installasi ini MySQL Monitor membawa beberapa komponen-komponen tambahan secara default yaitu :- Apache Tomcat
- MySQL Server
- Java VM
Untuk memulai proses installasi-nya, gantilah dahulu hak akses teman-teman menjadi super user atau root kemudian berilah hak akses executable pada file mysqlmonitor-2.1.1.1141-linux-x86-installer.bin dan memulai proses installasi-nya dengan mengetikkan perintah ./mysqlmonitor-2.1.1.1141-linux-x86-installer.bin –mode text seperti dibawah ini :
[root@localhost MySQL]# chmod +x mysqlmonitor-2.1.1.1141-linux-x86-installer.bin [root@localhost MySQL]# ./mysqlmonitor-2.1.1.1141-linux-x86-installer.bin --mode text
Setelah menjalankan perintah seperti diatas, maka pada layar terminal akan muncul pemilihan bahasa yang akan digunakan. Pilihlah nomor 1 dengan mengetikkan angka 1 atau bisa menekan tombol ENTER seperti dibawah ini :
Language Selection Please select the installation language [1] English - English [2] Japanese - 日本語 Please choose an option [1] : 1
Pada menu selanjut-nya, layar terminal kita akan muncul sambutan selamat datang dan menanyakan ingin di install di direktori mana Service Manager ini. Tekanlah tombol ENTER untuk menyetujui bahwa kita ingin menginstall pada direktori /opt/mysql/enterprise/monitor seperti dibawah ini :
---------------------------------------------------------------------------- Welcome to the setup wizard for the MySQL Enterprise Monitor You will need a product key to complete installation. When the Monitor first starts, provide your existing MySQL Enterprise subscription or Trial credentials to obtain a key. Need an account? Go to http://www.mysql.com/trials/ to register for a trial subscription. ---------------------------------------------------------------------------- Please specify the directory where the MySQL Enterprise Monitor will be installed Installation directory [/opt/mysql/enterprise/monitor]:
Langkah selanjut-nya yaitu adalah menentukan port yang ingin digunakan oleh Apache Tomcat, jika kita tidak ingin merubah konfigurasi default tekanlah tombol ENTER pada setiap pertanyaan yang diajukan seperti dibawah ini :
---------------------------------------------------------------------------- Tomcat Server Options Please specify the following parameters for the bundled Tomcat Server Tomcat Server Port [18080]: Tomcat Shutdown Port [18005]: Tomcat SSL Port [18443]: Is SSL support required? [y/N]:
Langkah terakhir untuk konfigurasi yang perlu kita lakukan yaitu melakukan konfigurasi pada Repository yang akan digunakan. Pada langkah ini, konfigurasi yang penulis pakai adalah seperti berikut :
- Repository Username = service_manager
- Password = admin
- Repository Username = service_manager
- Bundled MySQL Database Port = 13306
Semua konfigurasi ini akan disimpan dalam bentuk plain text tanpa enskripsi sama sekali pada file /opt/mysql/enterprise/monitor/configuration_report.txt, jadi pastikan benar-benar bahwa direktori /opt ini aman dari tangan-tangan jahil
Karena semua konfigurasi menggunakan nilai default, jadi tekanlah tombol ENTER untuk setiap pertanyaan seperti dibawah ini :---------------------------------------------------------------------------- Repository Configuration Please specify the following parameters for the bundled MySQL server Repository Username [service_manager]: Password : Re-enter : Bundled MySQL Database Port [13306]: ---------------------------------------------------------------------------- Configuration Report Note: The settings you specified will be saved here: /opt/mysql/enterprise/monitor/configuration_report.txt IMPORTANT: This configuration report includes passwords stored in plain text; it is intended to help you install and configure your agents. We strongly advise you to secure or delete this text file immediately after installation Press [Enter] to continue :
Untuk memulai proses installasi tekanlah tombol ENTER pada pertanyaan Do you want to continue? [Y/n]: dan tekanlah tombol n kemudian ENTER pada pertanyaan View Readme File [Y/n]: seperti dibawah ini :
---------------------------------------------------------------------------- Setup is now ready to install MySQL Enterprise Monitor on your computer. Do you want to continue? [Y/n]: ---------------------------------------------------------------------------- Please wait while Setup installs MySQL Enterprise Monitor on your computer. Installing 0% ______________ 50% ______________ 100% ######################################### ---------------------------------------------------------------------------- Completed installing files Setup has completed installing the MySQL Enterprise Monitor files on your computer Uninstalling the MySQL Enterprise Monitor files can be done by invoking: /opt/mysql/enterprise/monitor/uninstall To complete the installation, launch the MySQL Enterprise Dashboard and complete the initial setup and product activation information. Refer to the readme file for additional information and a list of known issues. Press [Enter] to continue : ---------------------------------------------------------------------------- Setup has finished installing MySQL Enterprise Monitor on your computer. View Readme File [Y/n]: n Info: To configure the MySQL Enterprise Monitor please visit the following page: http://localhost:18080 Press [Enter] to continue : [root@localhost MySQL]#
Proses installasi Service Manager sudah selesai, sekarang mari kita coba dengan membuka sebuah browser dan masukkan alamat http://localhost:18080 kemudian tekanlah tombol ENTER. Pada halaman awal ini, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan yaitu :
- Tambahkan file mysql_monitoring_service.key pada kolom isian MySQL Enterprise Product Key
- Tambahkan file AdvisorScript-Trial-2.1.0.1093.jar pada kolom isian Advisor Jar File
- Buat user admin dengan password admin
- Buat user agent dengan password admin
Hasil dari konfigurasi diatas adalah seperti gambar dibawah ini :

Konfigurasi dan Aktivasi MySQL Enterprise MonitorJika sudah tekanlah tombol Complete Setup dan kita akan dibawa ke halaman Enterprise Dashboard seperti gambar dibawah ini :

Tampilan Awal Enterprise Dashboard Milik MySQL MonitorSampai disini proses installasi sudah selesai, gampang bukan
- Pembuatan User MySQL Untuk Monitor Agent
Setelah selesai melakukan installasi Service Manager ini, langkah selanut-nya yaitu meng-install Agent-nya. Tapi sebelum menginstall MySQL Monitor Agent ini, kita harus membuat dahulu sebuah user yang akan digunakan oleh MySQL Monitor Agent ini untuk mengakses ke server target kita (Catatan: server target disini maksud-nya adalah DataBase Server kita, bukan DataBase Server Bundled yang dibawa oleh MySQL Monitor Server).Untuk user MySQL yang akan dibuat ini harus mempunyai privileges terhadap server MySQL kita, sedangkan penentuan privileges ini tergantung kepada informasi yang akan diambil atau ditampilkan oleh MySQL Monitor Agent ke Enterprise Dashboard. Sedangkan privileges dibawah ini mengijinkan MySQL Monitor Agent melakukan tugas-nya tanpa ada batasan, beberapa privileges tersebut antara lain :
- SHOW DATABASES : Privileges ini mengijinkan Monitor Agent untuk mengambil informasi tentang MySQL Server
- REPLICATION CLIENT : Privileges ini mengijinkan Monitor Agent untuk mengambil informasi tentang status Replication master/slave.
- SELECT : Privileges ini mengijinkan Monitor Agent untuk mengambil informasi tentang statistik tabel
- SUPER : Privileges ini mengijinkan Monitor Agent untuk mengeksekusi perintah SHOW ENGINE INNODB STATUS yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang tabel bertipe InnoDB
- PROCESS : Ketika melakukan monitoring pada MySQL versi 5.1.24 atau diatas-nya yang menggunakan InnoDB, privileges ini diperlukan untuk menjalankan perintah SHOW ENGINE INNODB STATUS
- INSERT : Untuk membbuat UUID yang dibutuhkan oleh Monitor Agent
- CREATE : Mengijinkan Monitor Agent untuk membuat tabel
Setelah mengetahui privileges yang dibutuhkan oleh Monitor Agent sekarang mari kita buat user-nya dengan cara loginlah dahulu ke MySQL Server yang ingin dimonitor kemudian jalankanlah perintah grant create, insert, select, replication client, show databases, super, process on *.* to ‘admin’@'localhost’ identified by ‘admin’; seperti dibawah ini :
[root@localhost MySQL]# mysql -u root -padmin Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g. Your MySQL connection id is 5 Server version: 5.0.77 Source distribution Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the buffer. mysql> grant create, insert, select, replication client, show databases, super, process on *.* to 'admin'@'localhost' identified by 'admin'; Query OK, 0 rows affected (0.00 sec) mysql> show grants for 'admin'@'localhost'; +----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------+ | Grants for admin@localhost | +----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------+ | GRANT SELECT, INSERT, CREATE, PROCESS, SHOW DATABASES, SUPER, REPLICATION CLIENT ON *.* TO 'admin'@'localhost' IDENTIFIED BY PASSWORD '43e9a4ab75570f5b' | +----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------+ 1 row in set (0.01 sec) mysql> quit Bye [root@localhost MySQL]#
Note: User yang nanti-nya akan dipakai oleh Monitor Agent yaitu admin dan password yang digunakan yaitu admin
Sampai disini, proses pembuatan User MySQL untuk Monitor Agent sudah selesai. Sekarang kita bisa lanjut pada tahapan selanjut-nya yaitu melakukan installasi Monitor Agent-nya
- Installasi MySQL Monitor Agent
Untuk menginstall MySQL Monitor Agent caranya tidak jauh berbeda dengan cara installasi MySQL Monitor Server atau Service Manager yaitu pertama-tama kita harus memberi akses executable kemudian menjalankan dengan perintah ./mysqlmonitoragent-2.1.1.1144-linux-glibc2.3-x86-32bit-installer.bin –mode text seperti dibawah ini :[root@localhost MySQL]# chmod +x mysqlmonitoragent-2.1.1.1144-linux-glibc2.3-x86-32bit-installer.bin [root@localhost MySQL]# ./mysqlmonitoragent-2.1.1.1144-linux-glibc2.3-x86-32bit-installer.bin --mode text
Pada pertanyaan pertama yaitu pilihan bahasa, tekanlah tombol ENTER untuk menerima nilai default seperti dibawah ini :
Language Selection Please select the installation language [1] English - English [2] Japanese - 日本語 Please choose an option [1] :
Pada pertanyaan selanjut-nya, layar terminal kita akan muncul sambutan selamat datang dan menanyakan ingin di install di direktori mana MySQL Monitor Agent ini. Tekanlah tombol ENTER untuk menyetujui bahwa kita ingin menginstall pada direktori /opt/mysql/enterprise/agent seperti dibawah ini :
---------------------------------------------------------------------------- Welcome to the MySQL Enterprise Monitor Agent Setup Wizard. ---------------------------------------------------------------------------- Installation directory Please specify the directory where MySQL Enterprise Monitor Agent will be installed Installation directory [/opt/mysql/enterprise/agent]:
Pertanyaan selanjut-nya yaitu masalah koneksi, pilih yang teman-teman gunaakan. Apakah Monitor Agent ini koneksi-nya menggunakan TCP/IP atau melalui Socket. Jika menggunakan TCP/IP, maka tekanlah tombol ENTER seperti dibawah ini :
How will the agent connect to the database it is monitoring? [1] TCP/IP [2] Socket Please choose an option [1] :
Setelah pertanyaan tentang koneksi yang digunakan ke DataBase Server yang dimonitor, pada pertanyaan ini kita akan ditanya tentang alamat dari DataBase Server tersebut. Pada pertanyaan Monitored Database Information ini, konfigurasi yang digunakan adalah seperti berikut :
- MySQL hostname or IP address = 127.0.0.1 (Sesuaikan dengan kondisi di lapangan, biasanya sih antara database yang dimonitor dan Monitor Agent ini berada dalam 1 server. Jadi kita bisa menggunakan nilai default)
- Validate MySQL hostname or IP address = Y (Pilih saja nilai default, agar di cek sekalian apakah sudah benar atau belum informasi hostname atau IP yang kita berikan)
- MySQL Port = 3306 (Sesuaikan dengan kondisi di Server, ganti nilai ini jika port DataBase yang ingin di monnitor berbeda)
- MySQL Username = admin (Isi dengan user yang telah dibuat pada langkah Pembuatan User MySQL Untuk Monitor Agent)
- MySQL Password = admin (Isi dengan password yang telah dibuat pada langkah Pembuatan User MySQL Untuk Monitor Agent)
Jika tidak ada perubahan, maka kurang lebih tampilan pada layar terminal akan tampak seperti dibawah ini :
---------------------------------------------------------------------------- Monitored Database Information IMPORTANT: The agent user account specified below requires special MySQL privileges. Visit the following URL for more information: https://enterprise.mysql.com/docs/monitor/2.1/en/mem-install.html#mem-agent-rights MySQL hostname or IP address [127.0.0.1]: Validate MySQL hostname or IP address [Y/n]: MySQL Port [3306]: MySQL Username []: admin MySQL Password : Re-enter :
Langkah selanjutnya yaitu mengkonfigurasi Query Analyzer, konfigurasi ini akan berfungsi untuk melihat semua proses query yang dilakukan pada DataBase yang kita monitor. Agar Query Analyzer ini dapat befungsi, maka kita harus mengubah koneksi di client yang biasanya menggunakan port 3306 agar mengarah ke port yang dibuka oleh Query Analyzer ini. Sedangkan konfigurasi yang digunakan untuk Query Analyzer ini yaitu :
- HEnable Proxy (recommended) = Y (Pilih Y jika kita menginginkan fitur Query Analyzer)
- Proxy Port = 6446 (Pilih saja nilai default, jika port 6446 sudah digunakan ganti dengan port lain
) - Hostname or IP address = localhost (Masukkan alamat dimana MySQL Enterprise Monitor terinstall)
- Tomcat Server Port = 18080 (Masukkan port yang digunakan oleh server tomcat, pilih nilai default saja jika pada waktu proses installasi MySQL Enterprise Monitor tidak melakukan perubahan)
- Tomcat SSL Port = 18443 (Masukkan port SSL yang digunakan oleh sever tomcat, pilih nilai default saja jika pada waktu proses installasi MySQL Enterprise Monitor tidak melakukan perubahan)
- Use SSL = N (Pilih nilai default saja jika pada waktu proses installasi MySQL Enterprise Monitor tidak melakukan perubahan)
- Agent Username = agent (Masukkan username untuk agent yang dibuat pada proses installasi MySQL Enterprise Monitor, default agent)
- Agent Password = admin(Masukkan password yang digunakan oleh agent yang dibuat pada proses installasi MySQL Enterprise Monitor)
- User Account = root (Pilih default saja)
Setelah melakukan konfigurasi seperti diatas, maka tampilan pada layar terminal kira-kira kurang lebih seperti dibawah ini :
---------------------------------------------------------------------------- Query Analyzer Configuration MySQL Proxy enables Query Analyzer by listening on the port specified below for client connections that are then passed through to a backend MySQL database server. It is not needed for basic monitoring functionality, but is required for Query Analyzer. IMPORTANT UPDATE: The default value for the proxy port has changed. See the README file for important information if you have previously used the Query Analyzer. Visit the following URL for more information: https://enterprise.mysql.com/docs/monitor/2.1/en/mem-query-analyzer.html Enable Proxy (recommended) [Y/n]: Proxy Port [6446]: Backend Host: 127.0.0.1 (cannot be changed) Backend Port: 3306 (cannot be changed) ---------------------------------------------------------------------------- MySQL Enterprise Monitor Options Hostname or IP address []: localhost Tomcat Server Port [18080]: Tomcat SSL Port [18443]: Use SSL? [y/N]: Agent Username [agent]: Agent Password : Re-enter : ---------------------------------------------------------------------------- User Account The agent does not need to run with root user privileges. The agent will switch to the user account provided below when started by the root user. User Account [root]: ----------------------------------------------------------------------------
Fyuh…. akhir-nya hampir selesai juga, nah sekarang untuk mulai proses installasi tekanlah tombol ENTER sekali lagi dan jika ada pertanyaan View Readme File jawab saja dengan menekan tombol n kemudian ENTER
seperti dibawah ini :---------------------------------------------------------------------------- Configuration Report Here are the settings you specified: Installation directory: /opt/mysql/enterprise/agent Monitored MySQL Database: ------------------------- Hostname or IP address: 127.0.0.1 Port: 3306 MySQL username: admin MySQL password: admin Query Analyzer Configuration ------------------------- Proxy Enabled: yes Proxy Port: 6446 Proxy User: root MySQL Enterprise Monitor: ------------------------- Hostname or IP address: localhost Tomcat Server Port: 18080 Press [Enter] to continue : Tomcat SSL Port: 18443 Use SSL: 0 Agent username: agent Press [Enter] to continue : ---------------------------------------------------------------------------- Setup is now ready to begin installing MySQL Enterprise Monitor Agent on your computer. Do you want to continue? [Y/n]: ---------------------------------------------------------------------------- Please wait while Setup installs MySQL Enterprise Monitor Agent on your computer. Installing 0% ______________ 50% ______________ 100% ######################################### ---------------------------------------------------------------------------- Start MySQL Enterprise Monitor Agent Info to start MySQL Enterprise Monitor Agent The MySQL Monitor Agent was successfully installed. To start the MySQL Agent please invoke: /opt/mysql/enterprise/agent/etc/init.d/mysql-monitor-agent start Press [Enter] to continue : ---------------------------------------------------------------------------- Setup has finished installing MySQL Enterprise Monitor Agent on your computer. View Readme File [Y/n]: n [root@localhost MySQL]#
Hm…. udah pusing dan bingung ?
Saya juga awal-nya gitu koq, jadi santai aja, hayuuuk kita lanjut ke tahap testing
- Testing Konfigurasi Menggunakan Skenario Strest Test
Horee…. gimana teman-teman ??
Lumayan yah
Ok, setelah semua proses intallasi selesai mari sekarang kita coba dengan menjalankan Monitor Agent-nya dengan perintah seperti dibawah ini :
[root@localhost MySQL]# /opt/mysql/enterprise/agent/etc/init.d/mysql-monitor-agent start /opt/mysql/enterprise/agent/etc/mysql-monitor-agent.ini && tail -f /opt/mysql/enterprise/agent/mysql-monitor-agent.log Starting MySQL Enterprise agent service... [ OK ] 2010-02-24 13:50:57: (critical) MySQL Monitor Agent 2.1.1.1144 started. 2010-02-24 13:50:58: (critical) network-io.c:317: successfully reconnected to dashboard at http://agent:admin@localhost:18080/heartbeat 2010-02-24 13:50:58: (critical) agent_mysqld.c:707: successfully connected to database at 127.0.0.1:3306 as user admin (with password: YES)
Jika sudah, sekarang mari kita lihat tampilan pada MySQL Monitor Server atau Service Manager dengan mengetikkan alamat http://localhost:18080/ kemudian loginlah dengan username admin dan password admin, dan jika konfigurasi yang dilakukan selama ini sudah benar maka kita akan melihat tampilan Enterprise Dashboard seperti gambar dibawah ini :

Tampilan Awal Enterprise Dashboard Yang Menampilkan 1 Agent
Nah sekarang mari kita coba dengan menggunakan Skenario Stress Test, skenario ini bisa dibuat atau dijalankan dengan berbagai macam cara dan metode. Inti-nya sih, kita akan mencoba tembak DataBase Server yang di monitor dengan jumlah HIT yang ….. (terserah deh, sampai server Sistem Operasi-nya tewas juga gpp
Inti-nya sih lakukan Flood Attack ke DataBase Server-nya
) Dan dibawah ini adalah hasil yang saya dapatkan ketika melakukan perintah select * from nama_table; yang jumlah kolom-nya ada 23 buah dan jumlah data-nya sendiri cuma sekitar 5618 record
Memang kecil, kalau kita lihat dari jumlah record-nya untuk data sekelas production ini tidak ada apa-apanya
Tapi server saya kan ada di VirtualBox
Jadi ya wajar
(Peace
)
Tampilan Pada Enterprise Dashboard Ketika Terjadi Proses Flood Query
Tampilan Pada Enterprise Dashboard Tab Event Ketika Terjadi Proses Flood Query 2
Fyuh…. akhir-nya selesai juga tulisan-nya, dan maaf loh teman-teman kalau jadi ngantuk gara-gara baca tulisan saya. Nah sekarang bagaimana menurut pendapat teman-teman sendiri ? Ada yang mau mencoba dan men-sharing-kan pengalaman sekaligus tips dan trik bermain-main dengan MySQL Monitor ini ?
Atau mungkin teman-teman mempunyai tool atau apapun itu yang tujuan-nya untuk monitoring, manajemen dan tunning DataBase MySQL Server ? Kalau ada, sharing ya
:)
Dan akhir kata dari saya, selamat menikmati dan mohon maaf kalau didalam tulisan ini terjadi salah arti atau salah ketik.
Link-link terkait :
- MySQL Enterprise Server
- MySQL Monitor
- MySQL Community Server
- Apache Tomcat
- Milis NetBeans Bahasa Indonesia
- CentOS
Tags: CentOS, DataBase, Java, MySQL, NetBeans



mas nanya, modifier apa yg perlu ditambahin agar sebuah form hanya dpt di instance 1 kali aj, *contoh kasus nya pada aplikasi yg pake MDI form,
Wew… bikin singleton aja
Jd biar form-nya hanya di instantiate 1x saja, konvert construtctor dari public ke private, trs buatkan 1 variabel dengan tipe class tersebut dan buatin getter method-nya:) Nah untuk detail gmn cara-nya, mungkin bisa baca2x tulisan saya dulu disini [1]
[1] http://pemula.blogsome.com/2007/07/07/apasih-singleton-pattern-itu/