Installing JBoss Application Server 5.1.0 on CentOS 5.4

Nah setelah kemarin kita berhasil meng-install CentOS yang difungsikan sebagai Server, sekarang mari kita coba install sebuah Java EE Application Server diatas-nya yaitu JBoss Application Server (AS). Nah buat yang belum tahu apa sih JBoss Application Server itu, JBoss Application Server ini merupakan sebuah Java EE Application Server yang berbasis pada spesifikasi Java EE versi 5 (sampai versi sekarang (versi 5.1.0) JBoss Application Server ini belum mendukung spesifikasi Java EE versi 6). Nah kalau bicara tentang Java EE Application Server JBoss Application Server ini sekelas dengan beberapa nama besar lain-nya yaitu Oracle WebLogic dan Glassfish Application Server.

Yang perlu teman-teman ketahui selain hal-hal diatas yaitu bahwa JBoss Application Server ini dulu-nya dikembangkan oleh sebuah perusahaan bernama JBoss, setelah dibeli oleh Red Hat akhir-nya JBoss ini sekarang menjadi sebuah divisi di Red Hat yang bergerak pada bidang aplikasi middleware dengan sifat opensource. Sedangkan fitur-fitur yang dibawa oleh JBoss Application Server ini adalah :

  • Clustering
  • Failover (including sessions)
  • Load Balancing
  • Distributed caching (using JBoss Cache, a standalone product)
  • Distributed deployment (farming)
  • Deployment API
  • Management API
  • Aspect-Oriented Programming (AOP) support
  • JSP/Servlet 2.1/2.5 (Tomcat)
  • JavaServer Faces 1.2 (Mojarra)
  • Enterprise Java Beans versions 3 and 2.1
  • JNDI (Java Naming and Directory Interface)
  • Hibernate-integration (for persistence programming; JPA)
  • JDBC
  • JTA (Java Transaction API)
  • Support for Java EE-Web Services like JAX-WS
  • SAAJ (SOAP with Attachments API for Java)
  • JMS (Java Message Service) integration
  • JavaMail
  • RMI-IIOP (JacORB, alias Java and CORBA)
  • JAAS (Java Authentication and Authorization Service)
  • JCA (Java Connector Architecture)-integration
  • JACC (Java Authorization Contract for Containers)-integration
  • Java Management Extensions

Hm.. mantap kan dan JBoss Application Server ini juga open source loh :) , nah gimana tertarik mencoba JBoss Application Server ini sebagai server utama ? Klo iya, mari kita lanjutkan dengan meng-install JBoss Application Server ini pada mesin CentOS yang sudah kita persiapkan sebelum-nya. Sebelum mulai meng-install persiapkan dahulu beberapa kebutuhan yang akan kita gunakan agar JBoss Application Server ini dapat berjalan dengan mulus di server yang sudah kita siapkan. Untuk perlengkapan yang digunakan pada tulisan ini yaitu :

Note: Pada tulisan ini saya me-remove semua versi java bawaan CentOS dan mengganti-nya dengan SunJDK, jadi sebelum menginstall SunJDK hapuslah dahulu OpenJDK dan GCJ yang dibawa oleh CentOS.

Agar JBoss Application Server 5.1.0.GA ini dapat berjalan sesuai dengan rencana, pastikan dahulu bahwa variabel JAVA_HOME sudah mengarah pada direktori tempat dimana java terinstall. Untuk mengecek apakah variabel JAVA_HOME sudah dikenali atau belum pada sistem, coba ketikkan perintah echo $JAVA_HOME pada terminal atau console seperti dibawah ini :

Note: Pada tulisan ini, SUN JDK 1.6.0_17 di install pada direktori /opt/jdk1.6.0_17

Jika hasil dari perintah echo $JAVA_HOME tidak mengeluarkan keterangan apapun, kemungkinan terbesar adalah JDK belum ter-install atau Sudah terinstall tapi belum di konfigurasi. Nah jika kondisi-nya seperti ini, maka kita perlu untuk membuat sebuah variabel JAVA_HOME dahulu dengan cara editlah file /etc/profile dan tambahkan baris dibawah ini kemudian simpan dan coba logout atau kalau diperlukan reboot :) :

Jika konfigurasi environment variable JAVA_HOME sudah benar, untuk meng-install JBoss Application Server ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan agar bisa berjalan dengan lancar yaitu :

  1. Pembuatan User jboss Beserta Home Direktori-nya
  2. Ekstrak File jboss-5.1.0.GA.zip Ke Dalam Direktori Home User jboss
  3. Pembuatan Init Script Agar JBoss Bisa Berjalan Sebagai Daemon Di CentOS
  4. Testing Konfigurasi

Sebelum melanjutkan ke tahapan berikut-nya, kita akan menginstall JBoss Application Server ini pada direktori /opt/jboss karena pada halaman manual JBoss Application Server lebih menyarankan agar kita menginstall pada direktori /usr/local/jboss. Nah setelah mengetahui apa yang akan kita lakukan, sekarang mari kita coba langkah-langkah untuk meng-install JBoss Application Server ini secara bertahap seperti berikut :

  1. Pembuatan User jboss Beserta Home Direktori-nya
    Langkah pertama yang harus kita lakukan yaitu kita harus menyiapkan dahulu user yang akan digunakan untuk menjalankan service JBoss Application Server ini, agar lebih aman kita akan membuat sebuah user dengan nama jboss yang tidak mempunyai hak akses login ke dalam mesin kita. Karena kita ingin menginstall JBoss Application Server ini pada direktori /opt/jboss maka jadikan direktori tersebut (/opt/jboss) sebagai home direktori user jboss dengan cara ketikkan perintah seperti dibawah ini :

    Setelah selesai menjalankan perintah diatas, sekarang mari kita cek apakah user jboss sudah berhasil ditambahkan kedalam sistem dengan melihat entri pada file /etc/passwd seperti dibawah ini :

    Sampai disini proses pembuatan user yang akan digunakan untuk menjalankan service JBoss Application Server sudah selesai, sekarang mari kita ekstrak file jboss-5.1.0.GA.zip kedalam direktori home user jboss yang terdapat pada /opt/jboss yang dijelaskan pada langkah selanjutnya :)

  2. Ekstrak File jboss-5.1.0.GA.zip Ke Dalam Direktori Home User jboss
    Setelah proses pembuatan user selesai, sekarang ekstrak-lah file jboss-5.1.0.GA.zip ini pada current direktori seperti perintah dibawah ini :

    Hasil perintah diatas akan membuat sebuah direktori dengan nama jboss-5.1.0.GA yang berisi JBoss Application Server yang sebenar-nya, sekarang copy-kan file yang terdapat didalam direktori jboss-5.1.0.GA ini ke direktori /opt/jboss dengan cara seperti dibawah ini :

    Jika sudah sekarang rubahlah hak akses kepemilikan file pada direktori /opt/jboss ini dari user root ke user jboss dengan mengetikkan perintah seperti dibawah ini pada terminal :

    Sekarang mari kita cek, apakah direktori /opt/jboss beserta subdirektori didalam-nya ini sudah menjadi milik user jboss atau belum dengan mengetikkan perintah seperti dibawah ini :

    Hore… proses installasi JBoss Application Server sampai disini sudah bisa dikatakan hampir selesai, dan jika anda tidak percaya sekarang coba jalankan perintah /bin/sh /opt/jboss/bin/run.sh dan anda akan dapat melihat bahwa JBoss Application Server memulai proses inisialisasi dan pada akhir-nya kita bisa mengakses ke alamat localhost:8080 seperti dibawah ini :

    Screenshot JBoss
    Tampilan Awal JBoss Application Server

    Nah kenapa saya bilang ini hampir selesai ? Karena untuk menjalankan dan meng-shutdown JBoss Application Server kita harus melakukan penekanan tombol CTRL+C pada terminal yang sedang aktif menjalankan JBoss Application Server, dan selain itu dengan cara seperti ini kita tidak bisa membuat agar ketika server di reboot JBoss Application Server juga secara otomatis ikut berjalan.

  3. Pembuatan Init Script Agar JBoss Bisa Berjalan Sebagai Daemon Di CentOS
    Agar JBoss Application Server dapat berjalan sebagai service di CentOS maka kita harus membuatkan sebuah init script yang kita simpan pada direktori /etc/init.d. Untung-nya JBoss Application Server menyertakan contoh init script sederhana untuk distribusi RedHat yang terdapat pada direktori /opt/jboss/bin/ dengan nama jboss_init_redhat.sh. Sekarang copy-kan file /opt/jboss/bin/jboss_init_redhat.sh tersebut kedalam direktori /etc/init.d/ dan beri nama jboss seperti perintah dibawah ini :

    Kemudian editlah file /etc/init.d/jboss diatas hingga menjadi seperti dibawah ini :

    Setelah melakukan penyimpanan, sekarang mari kita daftarkan pada service yang terdapat pada CentOS dengan mengetikkan perintah /sbin/chkconfig –add jboss seperti dibawah ini :

    Hmm.. waduh koq tidak mau, ok sekarang waktu-nya bertanya pada paman google :D :) Dan untung-nya paman google sangat berbaik hati dengan memberikan link-link ini dan akhir-nya membawa saya pada halaman manual chkconfig disini. Kesimpulan yang didapat, jika kita membuat sebuah custom init script dan ingin diregisterkan menggunakan chkconfig maka yang harus dilakukan yaitu dengan menambah beberapa baris pada file init script kita dengan informasi seperti dibawah ini :

    Nah maksud dari script diatas adalah, kita ingin agar service kita berjalan pada run level 2345 dan prioritas untuk start-nya adalah 20 dan untuk shutdown-nya adalah 80 :) (Buat teman-teman pengguna kawakan distro Red Hat atau turunan-nya, ada yang tahu gimana penentuan prioritas startup dan shutdown-nya ? Maksud saya bagaimana menentukan angka 20 dan 80 tersebut ?)

    Ok sekarang mari kita rubah init script kita menjadi seperti dibawah ini (dengan tambahan keterangan untuk chkconfig tentu-nya) :

    Setelah semua-nya selesai, sekarang mari kita coba daftarkan init script kita diatas dengan menggunakan perintah /sbin/chkconfig –add jboss seperti dibawah ini :

    Ok sukses, sekarang mari kita coba cek apakah service jboss sudah aktif pada run level yang kita inginkan dengan mengetikkan perintah seperti dibawah ini :

    Seeep sekarang mari kita coba jalankan dengan mengetik-kan perintah /etc/init.d/jboss start untuk mencoba menjalankan service jboss-nya dan cek port 8080 menggunakan perintah netstat -planet | grep 8080 apakah service jboss sudah siap atau belum seperti dibawah ini :

    Jika tampilan pada terminal anda seperti diatas, sekarang coba cek dengan membuka browser dan arahkan pada alamat http://localhost:8080/ dan harus-nya anda akan melihat tampilan halaman utama JBoss Application Server muncul di browser kesayangan anda :)

  4. Testing Konfigurasi
    Pada konfigurasi init script diatas, kita menambahkan 1 konfigurasi -b 0.0.0.0 ini agar kita bisa mengakses JBoss Application Server ini dari komputer selain localhost. Nah sekarang mari kita coba mengakses server kita dari komputer lain dengan mengetikkan alamat http://ip-server:8080/ dan jika konfigurasi kita benar, maka seharusnya kita bisa melihat halaman awal JBoss Application Server seperti gambar dibawah ini :
    remote1
    Tampilan Halaman Depan JBoss AS Di Akses Dari Jaringan 1 LAN

    remote2
    Tampilan Halaman JBoss Web Consolse. Login dengan menggunakan username=admin, password=admin

    remote3
    Tampilan JMX Console JBoss

    remote4
    Tampilan JMX Agent

Akhir-nya selesai juga proses installasi dan konfigurasi JBoss Application Server ini :) . Nah bagaimana teman-teman, tertarik mencoba JBoss Application Server sebagai server development atau server production-nya ? :)

Link-link terkait :

Tags:

9 Responses to “Installing JBoss Application Server 5.1.0 on CentOS 5.4”

  1. aro says:

    kalau saat step /etc/init.d/jboss start, di netstat tidak muncul atau port 8080 tidak ada, kenapa ya?
    Mohon pencerahannya.

  2. satria says:

    mantapgan tambahin GATEIN di jboss lebih mantap

  3. @Eko : Yups keknya mantap glassfish yah, lagian glassfish jg opensource :) Ah nanti cobain install glassfish juga ah :P

  4. gw kekeuh pake GlassFish :D
    gak mau coba JBoss :D
    hahaha……….

  5. @Om Amay: kan saya lagi penjajakan om, mencoba distro2x khusus enterprise :) Nanti klo udah tahu baru deh di implement di my lovely Slackware :P

  6. acmal says:

    1 pertanyaan: kenapa ndak slack sajah gan? :D

Leave a Reply

[+] adsenseid emoticons by Martinus Ady H. Modified from nartzco source code.