Linux Monitoring Utility

Sedang mencari aplikasi monitoring yang berbasis CLI (Command Line Interface) di Sistem Operasi GNU/Linux ? Mungkin untuk teman-teman yang sudah lama bermain-main di dunia jaringan sudah tidak asing lagi dengan semua aplikasi yang terdapat pada tulisan ini :D tapi ini merupakan hal baru buat saya :) Semalam secara tidak sengaja saya membaca artikel 20 Linux System Monitoring Tools Every SysAdmin Should Know yang akhir-nya membuat saya menemukan tools saya cari-cari selama ini :) dan tool-tools tersebut yaitu :

  1. NetHogs
    NetHogs ini adalah sebuah tool yang berfungsi sebagai bandwith monitoring, sedangkan fitur-fitur yang dibawa oleh NetHogs adalah :

    • Dapat menampilkan speed upload dan download per proses,
    • Mendukung IPv4 dan IPv6 dan
    • Mendukung Ethernet dan PPP

    Nah untuk menjalankan aplikasi NetHogs ini, teman-2x harus menggunakan akses super user atau root kemudian tinggal mengetikkan perintah nethogs saja di terminal. Dan tampilan dari aplikasi NetHogs ini adalah sebagai berikut :

    nethogs
    Untuk keluar dari aplikasi nethogs, tekan tombol q

    Sebelum mulai meng-install aplikasi NetHogs ini, pastikan dahulu bahwa library libpcap dan ncurses telah ter-install di Sistem Operasi GNU/Linux teman-teman. Jika sudah, maka teman-teman bisa meng-install melalui repository dari distribusi yang teman-teman gunakan atau langsung menuju pada situs project NetHogs-nya langsung.

  2. iftop
    Tool yang kedua adalah iftop, dan tool ini sebenarnya juga tidak jauh berbeda dengan NetHogs. Perbedaan-nya adalah kalau iftop ini menampilkan network traffic-nya berdasarkan host dan service sedangkan NetHogs tidak. Untuk menjalankan aplikasi iftop ini, teman-2x harus menggunakan akses super user atau root kemudian tinggal mengetikkan perintah iftop saja di terminal. Dan tampilan dari aplikasi iftop adalah seperti gambar dibawah ini:

    iftop
    Untuk keluar dari aplikasi nethogs, tekan tombol q

    Sedangkan untuk dependencies library-nya, pastikan bahwa library libpcap dan ncurses telah ter-install. Dan jika sudah, install-lah iftop melalui repository yang sesuai dengan distro yang digunakan. Dan jika tidak ada, maka teman-teman dapat men-download source code-nya dari situs project iftop untuk kemudian melakukan proses kompilasi dan instalasi secara manual :)

  3. vnStat
    Tool ketiga ini juga tidak jauh-jauh dari network traffic :D :) , cuma yang membedakan-nya yaitu vnStat ini menurut saya lebih verbose dari ke dua tool diatas. Dan yang lebih keren lagi, vnStat ini dapat menampilkan informasi tentang network traffic kita berdasarkan periode waktu :) Ini dimungkinkan karena vnStat berjalan sebagai daemon, dan agar dapat berjalan sesuai dengan rencana maka kita harus melakukan konfigurasi terlebih dahulu.

    Untuk pengguna GNU/Linux Slackware, kita dapat menggunakan build script yang dapat di download dsini untuk melakukan proses installasi vnStat. Setelah melakukan proses installasi, beri akses executable pada file /etc/rc.d/rc.vnstat dengan perintah chmod +x /etc/rc.d/rc.vnstat kemudian jalankan daemon vnStat dengan mengetikkan perintah /etc/rc.d/rc.vnstat start seperti dibawah ini:

    root@martinusadyh:[~]# chmod +x /etc/rc.d/rc.vnstat
    root@martinusadyh:[~]# /etc/rc.d/rc.vnstat start
    

    Setelah service vnStat ini berjalan, kita bisa melihat beberapa opsi dengan mengetikkan perintah vnstat -h seperti dibawah ini :

    root@martinusadyh:[~]# vnstat --help
     vnStat 1.10 by Teemu Toivola 
    
             -q,  --query          query database
             -h,  --hours          show hours
             -d,  --days           show days
             -m,  --months         show months
             -w,  --weeks          show weeks
             -t,  --top10          show top10
             -s,  --short          use short output
             -u,  --update         update database
             -i,  --iface          select interface (default: eth0)
             -?,  --help           short help
             -v,  --version        show version
             -tr, --traffic        calculate traffic
             -ru, --rateunit       swap configured rate unit
             -l,  --live           show transfer rate in real time
    
    See also "--longhelp" for complete options list and "man vnstat".
    root@martinusadyh:[~]#
    

    Nah silahkan dicoba-coba sendiri opsi-opsi yang terdapat pada vnStat, dan yang membuat saya tertarik dengan vnStat ini adalah dia bisa membuat sebuah grafik seperti gambar dibawah ini :

    vnstat_t vnstat_m
    vnstat_h vnstat
  4. htop
    Tool ke empat ini yaitu htop yang fungsi-nya untuk menampilkan seluruh proses yang dijalankan pada Sistem Operasi GNU/Linux secara interactive mirip seperti perintah top, nah yang membedakan antara htop dan top adalah :

    • Pada htop kita dapat melakukan scrolling secara horisontal maupun vertikal untuk melihat semuua proses dan perintah, di top hal ini tidak bisa dilakukan
    • Pada htop kita tidak perlu mengetikkan lagi process number untuk meng-kill sebuah proses
    • Pada htop mendukung penuh pengoperasian menggunakan mouse, di top tidak

    Sedangkan untuk menggunakan aplikasi htop ini, kita tidak perlu lagi menjadi super user atau root. Tinggal ketikkan perintah htop pada terminal, maka terminal teman-teman akan terlihat kurang lebih seperti gambar dibawah ini :

    htop1
    Tampilan default htop
    htop2
    Tampilan htop dengan tree viewer

    Untuk dependencies library-nya sama dengan dua aplikasi sebelum-nya yah, dan situs resmi dari project htop bisa dilihat sini :)

  5. DSTAT
    Nah tool yang terakhir yaitu dstat, tool ini digunakan untuk menampilkan informasi statistik sistem secara lebih detail. Selain bisa digunakan untuk membandingkan network traffic kita juga bisa membandingkan penggunaan disk secara langsung. Sedangkan tampilan dari aplikasi dstat kurang lebih seperti gambar dibawah ini :
    dstat
    Tampilan dstat, tekan CTRL+C untuk keluar dari aplikasi

Nah bagaimana teman-teman mantap kan :D Saya juga baru tahu koq :D yah setidak-nya lumayan lah kalau suatu saat saya dapat pertanyaan berapa KB paket yang dikirim oleh aplikasi saya ke server :) Jawab-nya jadi lebih mudah, apalagi kalau disertai dengan grafik-nya wah mantap :)

Referensi-refensi:

5 Responses to “Linux Monitoring Utility”

  1. @AliAchmad : Sama-sama mas senyum

  2. AliAchmadh says:

    Wahh ,baguuss ni tutorialnya .. bookmark & try …makasih ya

  3. Molavi Arman says:

    sep, ntar dicoba

  4. @tundra: wkkwkwwk… sama2x om :) ane jg baru tahu koq :D

  5. tundra says:

    Wah kebetulan nih..ada tutorial ini… Thank’s atas tutorialnya.

Leave a Reply

[+] adsenseid emoticons by Martinus Ady H. Modified from nartzco source code.