Archive for February, 2010

Installing PostgreSQL 8.4.2 on Slackware 13.0

Sunday, February 28th, 2010

Akhirnya kesampaian juga saat-nya bermain-main dengan PostgreSQL setelah sekian lama bercengkrama dengan MySQL :) Nah karena client ada yang menggunakan PostgreSQL sebagai database server-nya, sekarang tidak ada alasan lagi untuk mulai terjun secara penuh menyelami ada apa sih dibalik PostgreSQL :D :) (Sebenar-nya ini bukan alasan utama kenapa saya menginstall PostgreSQL, karena di Java pun masalah perbedaan DataBase sudah sepenuh-nya diatasi oleh hadir-nya beberapa framework ORM di Java. Nah tapi apa dengan kehadiran ORM di Java ini membuat saya harus berserah sepenuh-nya pada ORM ? Saya rasa tidak :D Karena ada beberapa hal yang ternyata harus kita lakukan secara manual di level database-nya :) ) Sedangkan alasan utama saya tetep keukeuh menginstall PostgreSQL ini adalah saya pingin tahu, bisa dan paham bagaimana menggunakan PostgreSQL sebagai database server utama saya :D , dan sebagai seorang junior programmer tentunya pengetahuan tentang berbagai macam produk Database server pasti-nya jadi nilai tambah donk untuk ngasih solusi ke client kita tercinta :)
(more…)

Monitoring MySQL DataBase Server with MySQL Monitor

Wednesday, February 24th, 2010

Beberapa minggu terakhir ini, saya kebagian tugas melakukan installasi MySQL Enterprise Server beserta peralatan pendukung untuk melakukan monitoring-nya sekalian :) Secara kebetulan juga di minggu yang sama, di milis netbeans-indonesia@yahoogroups.com ada pertanyaan yang ditanyakan oleh Pak Budi tentang Table Index Pada Hibernate. Diskusi berjalan sangat hangat dan akhir-nya pembahasan secara perlahan namun pasti mengarah ke topik bagaimana melakukan tunning pada database server yang kebetulan juga pakai MySQL Community Server yang notabene bisa kita download secara gratis :)

Nah pada tulisan kali ini, saya cuma ingin berbagi pengalaman bagaimana cara meng-install dan menggunakan MySQL Monitor untuk keperluan monitoring terhadap MySQL Server kita (Maklum meskipun sudah jelas dibahas pada halaman manual-nya, saya masih sering salah langkah juga :( ). Saya juga tahu bahwa MySQL Monitor ini tidak gratis melainkan sebuah aplikasi yang berbayar. Tapi jangan kuatir, MySQL Monitor ini tersedia secara gratis selama 30 hari dan semua fitur tidak ada yang dipangkas :) Ok kita sudahi dulu basa-basi-nya, sekarang mari kita masuk ke inti masalah-nya yaitu bagaimana meng-install dan menggunakan MySQL Monitor. Sebelum membaca lebih lanjut, yang perlu kita lakukan pertama kali yaitu melakukan registrasi pada situs MySQL Enterprise Server dahulu untuk mendapatkan link download-nya baru kemudian mari kita download file-file yang kita perlukan :D :) (Note: Proses registrasi pada situs MySQL Enterprise Server ini hanya bisa digunakan untuk 1 account email saja)

Sudah siap untuk melakukan proses download ? Jika sudah, silahkan download file-file dibawah ini :

  1. mysql_monitoring_service.key
    File ini digunakan untuk aktivasi ketika akan menggunakan MySQL Monitor
  2. AdvisorScript-Trial-2.1.0.1093.jar
    File ini digunakan untuk aktivasi ketika akan menggunakan MySQL Monitor
  3. mysql-enterprise-gpl-5.1.40sp1-0.rhel5.i386.tar
    File ini adalah versi Enterprise dari MySQL Community Server, kalau ingin coba-coba download saja. Tapi kalau menurut saya, koq seperti-nya tidak ada beda-nya ya antara versi Community sama yang Enterprise (Ini murni berdasarkan pengalaman ngoprek selama beberapa minggu terakhir ini, jadi belum sempat explore lebih dalam lagi :D )
  4. mysqlmonitor-2.1.1.1141-linux-x86-installer.bin
    File ini merupakan server untuk melakukan proses monitoring, nanti-nya yang akan kita akses adalah hasil proses installasi dari file ini. Didalam file ini juga sudah terdapat Apache Tomcat dan MySQL Server untuk menjalankan Dashboard dan menyimpan data hasil monitoring yang kita lakukan.
    Note: Download-lah dengan file yang sesuai dengan spesifikasi server yang teman-teman gunakan
  5. mysqlmonitoragent-2.1.1.1144-linux-glibc2.3-x86-32bit-installer.bin
    File ini fungsi-nya adalah sebagai reporter ke MySQL Monitor Server, agar Dashboard dapat berfungsi dengan baik maka semua proses koneksi ke MySQL Server harus melalui MySQL Monitor Agent ini dahulu baru kemudian diteruskan ke MySQL Server sebenar-nya :)
    Note: Download-lah dengan file yang sesuai dengan spesifikasi server yang teman-teman gunakan
  6. mysql-monitor-html.tar.gz
    Dan yang terakhir adalah jangan lupa untuk sekalian mendownload halaman manual-nya juga, karena didalam file ini banyak sekali konfigurasi yang diterangkan secara jelas, padat dan terpercaya :D :) Untuk teman-teman yang ingin bermain-main dengan MySQL Monitor, file ini WAJIB hukum-nya untuk didownload.

Nah setelah semua selesai di download, sekarang tiba saat-nya untuk proses installasi. Karena ini pengalaman pertama saya, maka pilihan Sistem Operasi yang saya pilih yaitu CentOS. Pilihan ini dikarenakan agar kita tidak perlu melakukan perubahan pada init script yang dibawa oleh MySQL Monitor :) Jadi untuk teman-teman, silahkan siapkan dahulu environment yang akan digunakan yah :) (Untuk Sistem Operasi yang lain, jika saya ada waktu akan saya tulis bagaimana integrasi pada masing-masing karakteristik init script-nya dan yang pasti bukan pada Sistem Operasi Microsoft Windows :) )

Sekarang pastikan dahulu bahwa teman-teman sudah meng-install MySQL pada server yang ingin kita monitor, sedangkan pada tulisan ini MySQL yang digunakan adalah MySQL Community Server bawaan dari distro CentOS yang cara installasi dan konfigurasi-nya bisa teman-teman lihat pada tutorial kemarin :)
(more…)

Installing MySQL in CentOS 5.4

Tuesday, February 23rd, 2010

Kalau dulu kita sudah pernah install dan konfigurasi MySQL pada Slackware dan OpenSolaris, sekarang bagaimana jika kita install di distro CentOS ??? Cara install-nya sih berbeda tapi untuk konfigurasi-nya sama saja. Karena kemarin kita sudah belajar untuk meng-install distro CentOS, sekarang mari kita install dan konfigurasi MySQL-nya :)

Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu bukalah sebuah terminal kemudian ganti akses user anda menjadi super user atau root dengan mengetikkan perintah su - kemudian isikan password user root yang terdapat pada sistem anda. Jika sudah, sekarang mari kita install MySQL dengan menggunakan yum dengan cara seperti dibawah ini :

[root@localhost ~]# yum install mysql-server
Loaded plugins: fastestmirror
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * addons: ftp.oss.eznetsols.org
 * base: ftp.oss.eznetsols.org
 * extras: ftp.oss.eznetsols.org
 * updates: ftp.oss.eznetsols.org
Setting up Install Process
Resolving Dependencies
--> Running transaction check
---> Package mysql-server.i386 0:5.0.77-4.el5_4.1 set to be updated
--> Processing Dependency: mysql = 5.0.77-4.el5_4.1 for package: mysql-server
--> Processing Dependency: libmysqlclient.so.15(libmysqlclient_15) for package: mysql-server
--> Processing Dependency: libmysqlclient_r.so.15(libmysqlclient_15) for package: mysql-server
--> Processing Dependency: libmysqlclient.so.15 for package: mysql-server
--> Processing Dependency: libmysqlclient_r.so.15 for package: mysql-server
--> Processing Dependency: perl-DBD-MySQL for package: mysql-server
--> Running transaction check
---> Package mysql.i386 0:5.0.77-4.el5_4.1 set to be updated
---> Package perl-DBD-MySQL.i386 0:3.0007-2.el5 set to be updated
--> Finished Dependency Resolution

Dependencies Resolved

=================================================================================================
 Package                   Arch            Version                      Repository          Size
=================================================================================================
Installing:
 mysql-server              i386            5.0.77-4.el5_4.1             updates            9.8 M
Installing for dependencies:
 mysql                     i386            5.0.77-4.el5_4.1             updates            4.8 M
 perl-DBD-MySQL            i386            3.0007-2.el5                 base               148 k

Transaction Summary
=================================================================================================
Install      3 Package(s)
Update       0 Package(s)
Remove       0 Package(s)         

Total download size: 15 M
Is this ok [y/N]: y
Downloading Packages:
(1/3): perl-DBD-MySQL-3.0007-2.el5.i386.rpm                               | 148 kB     00:11
(2/3): mysql-5.0.77-4.el5_4.1.i386.rpm                                    | 4.8 MB     06:33
(3/3): mysql-server-5.0.77-4.el5_4.1.i386.rpm                             | 9.8 MB     06:21
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Total                                                             19 kB/s |  15 MB     13:17
Running rpm_check_debug
Running Transaction Test
Finished Transaction Test
Transaction Test Succeeded
Running Transaction
  Installing     : mysql                                                                     1/3
  Installing     : perl-DBD-MySQL                                                            2/3
  Installing     : mysql-server                                                              3/3 

Installed:
  mysql-server.i386 0:5.0.77-4.el5_4.1                                                           

Dependency Installed:
  mysql.i386 0:5.0.77-4.el5_4.1                perl-DBD-MySQL.i386 0:3.0007-2.el5               

Complete!
[root@localhost ~]#

(more…)

Update Blog

Monday, February 22nd, 2010

Hii all.. cuma ingin kasih info tentang perubahan tampilan di blog ini :) Malam minggu kemarin, saya mulai main-main lagi dengan blog. Dan hasil akhir-nya adalah yang sudah teman-teman lihat sekarang :D Alasan kenapa saya ganti yaitu karena versi WordPress yang saya gunakan sudah terlalu lama :D , yups kenapa koq saya ga pernah ngikutin versi rilis WordPress ? Karena pada themes yang kemarin sudah terlalu banyak modifikasi yang saya lakukan di source code WordPress itu sendiri :D (sekdear buat main-main sih) dan gara-gara perubahan custom yang saya lakukan akhirnya sukses membuat saya sendiri kesulitan untuk melakukan proses upgrade ke versi yang lebih baru :( . Nah selain alasan tersebut, saya juga pingin merasakan themes yang lain, dan hasil akhir-nya juga udah teman-teman lihat sendiri sekarang :)

Nah ada temen yang bilang bahwa themes blog saya ini jelek :) Emang sih, themes yang kemarin terlihat kaku dan saya akui hal tersebut. Kalau jelek ? Hmm… ini harus kita lihat dari kacamata mana teman-teman melihat-nya, klo dilihat dari sudut pandang saya sendiri saya ngelihat ya lumayan-lah untuk seorang pemula di bidang web designer (meskipun ngedit themes-nya orang kwkwkw :) ) )

Ada 2 penyebab kenapa saya melakukan perombakan besar-besaran pada blog ini, 2 penyebab-nya yaitu :

  1. Ingin menjadi lebih wiki style , yups saya dari dulu ingin supaya tulisan-tulisan yang saya post ke blog dapat dibaca layak-nya membaca sebuah halaman wikipedia. Kalau gitu kenapa tidak pakai wikipedia saja sekalian?? Alasan saya tidak menggunakan wikipedia adalah karena kalau pakai wikipedia saya pasti kehilangan fasilitas komentar :D Pada tampilan baru ini, wiki style saya coba masukkan pada halaman single page dan ini bisa kita lihat kalau teman-teman menekan tulisan Read More … pada setiap posting di blog ini. Perubahan yang saya lakukan cukup sederhana sih, cukup hilangkan saja sidebar-nya dan voilla… tampilan posting menjadi penuh 1 halaman :) .
    Selain alasan wiki style diatas, saya terkadang suka merasa susah jika membaca postingan sendiri terutama kalau ada contoh kode atau potongan hasil output pada terminal yang terlalu memanjang hingga akhirnya saya terpaksa menggeser scroll ke kanan. Nah menurut saya hal ini tidak efektif (baca-nya jadi ga bisa ngefull atau ada bagian yang masih kepotong), dengan membuat halaman menjadi full 1 halaman dan tanpa sidebar hal ini menjadi mungkin membaca keseluruhan potongan kode program atau hasil output dari terminal yang saya post :D :)
  2. Pingin merasakan themes yang baru :) Nah ini juga bermasalah karena saya kurang begitu senang dengan tampilan web yang terlalu berwarna dan penuh corak (secara saya ini kan orang-nya sederhana banget wakakakaka…. #$#* LEBAY MODE ON) :D Ternyata sangat susah sekali mencari themes dengan kategori Simple, Clean dan Elegan :D Menurut saya pribadi, tampilan yang paling keren dan elegan itu ditunjukkan oleh Mbah Google dan wikipedia dengan background putih dan warna hyperlink biru, bagi saya sih kesan-nya sederhana dan sarat informasi yang berguna. Nah setelah ngulik-ngulik themes di WordPress akhirnya saya menemukan 1 themes yaitu Nice Wee Themes yang menurut saya mendekati kriteria yang saya cari, tapi tetap harus dilakukan modifikasi juga :)

Proses upgrade WordPress ternyata tidak semudah yang saya bayangkan, langkah yang akan saya tempuh sebenar-nya seperti ini :

  • Backup DB WordPress yang lama
  • Restore DB lama di laptop
  • Install WordPress baru di laptop
  • Setelah WordPress yang baru terinstall menggunakan schema DB yang baru juga, baru deh konfigurasi WordPress baru agar menggunakan schema DB lama
  • Kalau sukses, upload lagi ke hosting

Nah ternyata pada waktu melakukan proses restore DB yang lama, saya melihat ada keganjilan antara schema DB WordPress yang lama dengan yang baru. Yups…. ternyata jumlah tabel di WordPress yang baru berkurang :( Pada versi WordPress yang lama, jumlah tabel ada 12 buah, tapi di versi yang sekarang jumlah tabel-nya cuma 11 :( Otomatis proses migrasi tidak bisa semudah ganti nama database :( dan akhirnya saya dengan sukses memilih cara yang lain yaitu melakukan proses migrasi data menggunakan tool bawaan-nya si WordPress yaitu menggunakan tool Export dan Import. Sukses sih, semua postingan dan komentar berhasil dipindah tangankan tanpa ada perubahan sedikitpun, tapi sayang-nya tidak semua di ter-migrasi :( Dan ini dibuktikan dengan hilang-nya link blog teman-teman yang sudah saya tambahkan :( (Maaf ya teman-teman :( iks…) Sampai saat ini, saya juga masih melakukan pembenahan terhadap tampilan dari blog ini, jadi harap maklum ya teman-teman kalau tampilan-nya masih acak adut :D

Akhir kata, bagaimana menurut pendapat teman-teman sendiri dengan tampilan yang sekarang ?? Selain itu, kira-kira apa lagi ya yang diperlukan biar ngebaca-nya jadi lebih “nyaman” dan “enak”?? Atau ada saran tentang bagaimana enaknya tampilan blog ini, atau penggunaan themes yang lain ? :) Dan yang paling terakhir, selamat menikmati tampilan baru dari blog saya ini :D

Tambah Kategori Blog

Friday, February 19th, 2010

Hii all, setelah kemarin menambah 2 kategori yaitu Ubuntu dan CentOS, Sekarang (hari ini) saya memutuskan untuk menambah 1 kategori lagi yaitu SEO :D :) Nah aneh kan ? Biasa-nya tulisan-tulisan pada blog ini selalu membahas seputar GNU/Linux atau Java, sesekali juga saya posting beberapa tentang musik yang saya senangi :D Tujuan utama sebenar-nya sih, saya ingin mencoba sedikit peruntungan di dunia internet marketing atau bahasa keren-nya cari duit di internet :D

Loh koq cari duit di internet ? Emang gaji-nya ga cukup ?
Bukan masalah gaji ga cukup atau masalah apa, tapi kalau kita bisa sekali dayung dua tiga pulau terlampaui apa salah-nya ? :D Ga ada salah-nya kalau kita mencoba hal baru kan ;) Nah akhir kata, semoga blog ini tetap bisa menjadi tempat sharing buat saya dan teman-teman dan maaf kalau ada kata-kata saya yang kurang berkenan :)