Tulisan saya kali ini mungkin bisa dibilang ketinggalan dari teman-teman pecinta GNOME for Slackware yang lain, tapi gpp lah namanya juga ikutan sharing biar kelihatan banyak pecinta GNOME di Slackware
Setelah beberapa saat bingung mau tentuin distribusi GNOME yang mana yang harus saya install, akhirnya pilihan saya jatuh ke GSB
Kenapa saya memilih GSB sebagai distribusi GNOME yang saya pakai ? Soalnya dari hasil baca-baca dari beberapa distribusi GNOME untuk Slackware, cuma GSB yang menyediakan GNOME untuk Slackware 13.0 (meskipun versi-nya current). Nah tulisan ini merupakan langkah-langkah yang saya lakukan ketika menginstall GSB di Slackware 13.0 dan tulisan disini mengacu ke halaman manual INSTALL.TXT milik GSB, jadi panduan utama-nya tetap pada halaman manual resmi-nya saja yah
Sebelum mulai melakukan proses installasi, GSB akan me-replace beberapa packages default bawaan Slackware 13.0. Dan beberapa packages Slackware 13.0 yang akan di replace oleh GSB yaitu :
alsa-lib: ( > 1.0.20 required by pulseaudio 0.9.15, libcanberra, and
gnome-control-center)
bluez: ( > 4.46 bluez replaces bluez-utils and bluez-libs, required
for gvfs support for Bluetooth, and other GNOME 2.26
bluetooth userspace applications)
glib2: ( > 2.20 required by libgnome, gvfs, nautilus, and others)
gtk+2: ( > 2.16 required by gnome-panel, among others )
libwnck: ( 2.26.2 )
Sedangkan packages yang direkomendasikan oleh pengembang GSB untuk di replace yaitu :
gst-plugins-base ( > 0.10.23 rebuild against gvfs/gnomevfs to enable giosink,
required by sound-juicer)
libgsf: ( Slackware's libgsf lacks GNOME support; required for GNOME
Office applications like Gnumeric)
(more…)